• KEISLAMAN

Kebersihan Lingkungan Adalah Hak Tetangga Yang Mutlak

Yahya Sukamdani | Jum'at, 05/06/2026
Kebersihan Lingkungan Adalah Hak Tetangga Yang Mutlak Ilustrasi menjaga lingkungan bersih

Terasmuslim.com - Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal bukan sekadar urusan estetika, melainkan pemenuhan hak sosial bagi tetangga kita.

Dalam Islam, lingkungan yang bersih dan sehat merupakan cerminan dari kualitas iman serta ketakwaan seorang hamba.

Membiarkan sampah menumpuk atau mengotori area sekitar rumah sama saja dengan merampas hak kenyamanan orang-orang terdekat kita.

Allah SWT sangat mencintai keindahan dan kesucian, baik secara lahiriah maupun batiniah dalam kehidupan sehari-hari.

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al-Baqarah: 222).

Ayat suci ini menegaskan bahwa menjaga kesucian diri dan lingkungan adalah bagian dari perintah agama yang dicintai Allah SWT.

Seorang Muslim yang baik tidak akan pernah membiarkan aktivitas rumah tangganya menjadi sumber penyakit bagi lingkungan sekitarnya.

Rasulullah SAW bahkan memposisikan aktivitas menjaga kebersihan fasilitas umum sebagai salah satu cabang dari keimanan.

Dalam sebuah hadits, beliau bersabda bahwa menyingkirkan gangguan dari jalanan adalah bagian terkecil namun mulia dari iman.

"Iman itu ada tujuh puluh lebih cabang, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan." (HR. Bukhari dan Muslim).

Gangguan yang dimaksud dalam hadits tersebut tentu mencakup sampah, limbah, bau tidak sedap, atau apa pun yang mengganggu tetangga.

Oleh karena itu, membuang sampah sembarangan di area publik atau depan rumah tetangga termasuk perbuatan zalim yang dilarang keras.

Dakwah ekologis bisa kita mulai dari hal kecil, seperti memilah sampah rumah tangga dan menjaga selokan agar tidak tersumbat.

Saat lingkungan kita bersih, tetangga akan merasa aman, nyaman, dan hubungan silaturahmi pun akan terjalin dengan penuh berkah.

Jangan sampai ibadah ritual kita khusyuk di dalam masjid, namun kita abai terhadap sampah yang mengganggu kenyamanan tetangga.

Mari kita jadikan momentum hari ini untuk lebih peduli pada kebersihan lingkungan sebagai wujud nyata keimanan kita kepada-Nya.