• KEISLAMAN

Etika Menjaga Persahabatan Media Sosial Dalam Islam

Yahya Sukamdani | Jum'at, 05/06/2026
Etika Menjaga Persahabatan Media Sosial Dalam Islam Ilustrasi foto interaksi sosial media dengan sahabat

Terasmuslim.com - Media sosial kini telah mengubah wajah interaksi sosial, termasuk dalam jalinan persahabatan antar sesama Muslim.

Meskipun terpisah oleh jarak dan ruang digital, esensi persahabatan dalam Islam tetap tidak boleh melenceng dari nilai-nilai syariat.

Dunia maya sejatinya hanyalah sarana baru untuk memperluas jaringan silaturahmi yang diperintahkan oleh agama.

Allah SWT mengingatkan kita untuk selalu menjaga keharmonisan dan perdamaian dalam setiap bentuk persaudaraan yang kita jalin.

"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu yang berselisih..." (QS. Al-Hujurat: 10).

Ayat suci ini menegaskan bahwa ikatan keimanan melampaui batas fisik, termasuk dalam batasan pertemanan di jagat digital.

Oleh karena itu, setiap ketikan jempol dan komentar kita di media sosial harus mencerminkan akhlak seorang Muslim yang sejati.

Rasulullah SAW memberikan standar keselamatan dalam berinteraksi agar kita tidak merugikan orang lain melalui lisan maupun tulisan.

Beliau bersabda, "Seorang Muslim adalah orang yang lidah dan tangannya tidak mendatangkan bahaya kepada orang lain." (HR. Bukhari).

Di era digital ini, "tangan" dalam hadits tersebut dapat dimaknai sebagai aktivitas jempol kita saat membuat status atau berkomentar.

Persahabatan media sosial yang berkah adalah yang saling mengingatkan dalam kebaikan, bukan yang saling pamer atau bergunjing.

Hindari menyebarkan aib sahabat atau memberikan komentar negatif yang dapat merusak hubungan baik yang telah terbangun lama.

Tabayyun atau cek dan ricek juga menjadi kunci utama saat menerima informasi atau isu miring tentang sahabat di linimasa.

Jadikan media sosial sebagai ladang pahala untuk saling mendoakan, mendukung usaha sahabat, dan menyebarkan syiar Islam yang sejuk.

Semoga Allah SWT membimbing jempol dan hati kita agar selalu menggunakan media sosial untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.