• KEISLAMAN

Adab Parkir Kendaraan Agar Tidak Menzalimi Tetangga

Yahya Sukamdani | Jum'at, 05/06/2026
Adab Parkir Kendaraan Agar Tidak Menzalimi Tetangga Ilustrasi foto parkir mengganggu jalan

Terasmuslim.com - Memiliki kendaraan pribadi adalah sebuah kenikmatan, namun memarkirnya dengan sembarangan bisa berubah menjadi sumber dosa.

Dalam Islam, kenyamanan fasilitas umum dan jalanan di depan rumah tetangga memiliki hak sosial yang wajib kita hormati bersama.

Jangan sampai ego kita untuk memarkir mobil di bahu jalan justru merampas hak pengguna jalan dan menyulitkan tetangga.

Allah SWT melarang keras segala bentuk perbuatan yang dapat memberikan beban atau gangguan kepada sesama mukmin tanpa alasan hakiki.

"Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." (QS. Al-Ahzab: 58).

Ayat suci ini menjadi peringatan keras bagi kita agar tidak menjadi sumber polusi sosial dan gangguan di lingkungan tempat tinggal.

Jalan umum adalah milik bersama, sehingga memarkir kendaraan hingga mempersempit ruang gerak orang lain termasuk bentuk kezaliman nyata.

Rasulullah SAW telah memberikan rambu-rambu yang sangat tegas mengenai larangan berbuat sesuatu yang merugikan orang lain.

Beliau bersabda dalam sebuah hadits yang populer, "Tidak boleh memberikan dampak bahaya dan tidak boleh membalas bahaya." (HR. Ibn Majah).

Membuat tetangga merasa terganggu atau kesulitan keluar-masuk rumah akibat parkir kita adalah bentuk pelanggaran terhadap hadits tersebut.

Sebelum memutuskan membeli kendaraan, seorang Muslim yang bijak sudah seharusnya memikirkan ketersediaan lahan parkir yang memadai di rumahnya.

Menjaga perasaan tetangga agar tidak terzalimi oleh kendaraan kita adalah bagian dari perwujudan iman yang sejati kepada Allah SWT.

Apabila terpaksa harus memarkir kendaraan di luar pagar dalam kondisi darurat, segeralah meminta izin dan ridha dari tetangga terdekat.

Sikap tahu diri dan tenggang rasa inilah yang akan melahirkan lingkungan yang harmonis serta mendatangkan keberkahan dalam hidup.

Mari kita rapikan cara parkir kita hari ini agar kendaraan yang kita miliki menjadi ladang pahala, bukan tumpukan dosa harian.