• KEISLAMAN

Berbagai Sunah untuk Pasangan Suami Istri dalam Islam

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 25/09/2026
Berbagai Sunah untuk Pasangan Suami Istri dalam Islam Ilustrasi - berbagai sunah yang dianjurkan untuk pasangan suami istri dalam Islam (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Pernikahan dalam Islam bukan hanya menjadi jalan untuk membangun keluarga, tetapi juga dapat menjadi ladang pahala bagi suami dan istri.

Berbagai aktivitas dalam kehidupan rumah tangga dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai tuntunan Islam.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa hubungan suami istri juga dapat menjadi sedekah.

Dalam hadis riwayat Muslim, para sahabat pernah bertanya mengenai hubungan badan yang dilakukan seseorang dengan pasangannya.

Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa pada hubungan tersebut terdapat pahala apabila dilakukan dalam jalan yang halal.

"Pada kemaluan salah seorang di antara kalian terdapat sedekah."

Para sahabat bertanya apakah seseorang mendapatkan pahala ketika memenuhi syahwatnya.

Rasulullah SAW menjawab bahwa apabila syahwat tersebut disalurkan pada sesuatu yang haram, maka ia berdosa.

Demikian pula apabila disalurkan pada sesuatu yang halal, maka ia mendapatkan pahala. (HR Muslim).

Selain hubungan suami istri, terdapat berbagai sunah dan akhlak yang dapat diamalkan pasangan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Saling memperlakukan dengan baik

Allah SWT memerintahkan suami untuk memperlakukan istrinya dengan cara yang baik. Hal tersebut disebutkan dalam Surah An-Nisa ayat 19.

Kebaikan dalam rumah tangga dapat diwujudkan melalui perkataan yang lembut, saling menghargai, membantu pasangan, serta menghindari perlakuan yang menyakiti.

2. Saling memberi nafkah dengan niat ibadah

Memberikan nafkah kepada keluarga juga dapat menjadi pahala. Rasulullah SAW bersabda bahwa nafkah yang diberikan seseorang kepada keluarganya dengan mengharap pahala dari Allah akan dicatat sebagai sedekah.

Karena itu, memenuhi kebutuhan pasangan dan anak tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi juga dapat menjadi amal apabila dilakukan dengan niat karena Allah SWT.

3. Memberikan makanan kepada pasangan

Perhatian sederhana seperti menyuapi atau memberikan makanan kepada pasangan juga memiliki nilai kebaikan. Rasulullah SAW bersabda kepada Sa`ad bin Abi Waqqash bahwa apa pun yang dinafkahkan dengan mengharap wajah Allah, termasuk makanan yang diberikan kepada istri, akan mendapatkan pahala.

Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas sederhana di dalam rumah dapat bernilai ibadah ketika dilakukan dengan niat yang benar.

4. Menjaga rahasia pasangan

Suami dan istri memiliki kewajiban menjaga kehormatan satu sama lain. Terlebih, rahasia yang berkaitan dengan kehidupan pribadi dan hubungan suami istri tidak sepatutnya disebarkan kepada orang lain.

Rasulullah SAW memberikan peringatan keras kepada orang yang menyebarkan rahasia hubungan suami istri.

5. Mengucapkan salam dan membangun komunikasi yang baik

Kebiasaan sederhana seperti mengucapkan salam, berbicara dengan sopan, serta menanyakan keadaan pasangan dapat mempererat hubungan rumah tangga.

Islam juga mengajarkan agar pasangan membangun kehidupan keluarga dengan kasih sayang dan saling menghormati.

6. Membantu pekerjaan rumah

Membantu pasangan dalam pekerjaan rumah juga merupakan bentuk akhlak yang baik. Dalam hadis yang diriwayatkan Aisyah RA, Rasulullah SAW disebut biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah.

Keteladanan tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan rumah bukan semata-mata tanggung jawab salah satu pihak. Saling membantu dapat menjadi bentuk kasih sayang dalam keluarga.

7. Mendoakan pasangan

Suami dan istri juga dianjurkan saling mendoakan. Doa dapat menjadi bentuk perhatian sekaligus ikhtiar agar keluarga senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT.

Salah satu doa yang terkenal untuk keluarga terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya:

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."*

Pada akhirnya, kehidupan rumah tangga dapat menjadi ladang pahala melalui berbagai hal sederhana. Kuncinya adalah niat yang baik, menjalankan kewajiban, menjaga hak pasangan, serta mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.

Dengan demikian, pahala dalam rumah tangga tidak hanya diperoleh melalui ibadah yang dilakukan secara khusus, tetapi juga melalui sikap saling menyayangi, membantu, menjaga kehormatan, dan memenuhi hak pasangan dengan cara yang diridai Allah SWT.