Ilustrasi - seorang sedang mandi besar atau mandi junub (Foto: Freepik)
Terasmuslim.com - Mandi wajib atau mandi besar merupakan sarana bersuci untuk mensucikan diri dari hadats besar.
Setiap muslim hendaknya memahami tata cara mandi wajib yang sempurna agar ibadahnya sah.
Niat yang ikhlas karena Allah SWT menjadi syarat utama sebelum memulai prosesi mandi besar.
Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali menjadi langkah awal yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Membersihkan kemaluan dan kotoran menggunakan tangan kiri wajib dilakukan untuk menjaga kesucian diri.
Mencuci kembali kedua tangan dengan sabun atau tanah sangat dianjurkan setelah membersihkan najis tersebut.
Wudhu secara sempurna sebagaimana wudhu untuk shalat merupakan sunnah yang sangat dianjurkan saat mandi besar.
Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW memulai mandi janabah dengan mencuci tangan dan berwudhu. (HR. Bukhari no. 248).
Menyela-nyela pangkal rambut dengan jari-jari tangan yang basah dilakukan agar air meresap sempurna.
Mengguyur kepala sebanyak tiga kali hingga membasahi seluruh kulit kepala merupakan urutan selanjutnya.
Mengalirkan air ke seluruh anggota tubuh dimulai dari bagian kanan lalu berpindah ke bagian kiri.
Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk bersuci secara menyeluruh ketika mengalami keadaan junub.
Allah SWT berfirman, "Dan jika kamu junub maka mandilah." (QS. Al-Ma`idah: 6).
Memastikan seluruh lipatan tubuh dan sela-sela jari terkena air menjadi penutup tata cara mandi wajib.
Memahami keutamaan dan tatacara bersuci ini akan meningkatkan kesempurnaan ibadah harian seorang muslim.