• KEISLAMAN

Kisah Nabi Syu`aib AS Tegakkan Kejujuran dalam Muamalah

Yahya Sukamdani | Senin, 14/09/2026
Kisah Nabi Syu`aib AS Tegakkan Kejujuran dalam Muamalah Ilustrasi timbangan dalam berdagang

Terasmuslim.com - Nabi Syu`aib AS diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta`ala untuk membimbing kaum Madyan yang menyembah pohon serta melakukan kerusakan ekonomi.

Madyan merupakan negeri strategis yang berada di jalur perdagangan, namun penduduknya terkenal sangat curang dan suka merampok.

Kemungkaran utama yang menjadi kebiasaan kaum Madyan adalah mengurangkan timbangan dan takaran demi meraup keuntungan sepihak.

Nabi Syu`aib AS menyeru kaumnya untuk kembali menyembah Allah Ta`ala dan meninggalkan segala bentuk kecurangan dalam bertransaksi.

Allah Ta`ala mengabadikan dakwah Nabi Syu`aib dalam Al-Qur`an: "Dan kepada (penduduk) Madyan (Kami utus) saudara mereka, Syu`aib. Ia berkata: `Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.`" (QS. Al-A`raf [7]: 85).

Beliau mengingatkan bahwa menyempurnakan takaran dan timbangan adalah jalan terbaik untuk memperoleh keberkahan hidup di dunia dan akhirat.

Allah Ta`ala berfirman: "Sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-hak mereka." (QS. Al-A`raf [7]: 85).

Bukannya bertaubat, para pemuka kaum Madyan yang sombong justru mengejek dan mengancam akan mengusir Nabi Syu`aib AS beserta para pengikutnya.

Mereka menuduh Nabi Syu`aib AS sebagai pesihir dan pendusta yang hanya ingin merusak tradisi nenek moyang mereka.

Keteguhan dakwah Nabi Syu`aib AS membuatnya dijuluki sebagai Khatibul Anbiya` atau pemijato para nabi karena tutur katanya yang sangat fasih dan santun.

Rasulullah SAW bersabda tentang kemuliaan ucapan beliau: "Beliau (Syu`aib) adalah Khatibul Anbiya` (juru bicara para nabi) karena indahnya bicaranya dalam berdialog dengan kaumnya." (HR. Hakim).

Setelah berbagai peringatan dan ajakan dakwah ditolak keras, ancaman azab Allah akhirnya benar-benar mendatangi kaum yang zalim tersebut.

Allah Subhanahu wa Ta melepaskan hawa panas yang membakar, gempa bumi yang dahsyat, serta naungan awan hitam yang menyemburkan api.

Dalam seketika, kaum Madyan yang sombong mati bergelimpangan di rumah-rumah mereka sendiri tanpa ada yang tersisa.

Kisah Nabi Syu`aib AS memberikan pelajaran mendalam bagi umat manusia untuk selalu menjaga integritas dan kejujuran dalam berbisnis.