Ilustrasi berdoa atas musibah
Terasmuslim.com - Melihat orang lain sedang tertimpa musibah atau ujian hidup yang berat tentu melahirkan rasa empati yang mendalam.
Sebagai sesama Muslim, kita diajarkan untuk mendoakan kebaikan bagi mereka agar segera keluar dari kesulitan tersebut.
Namun, di sisi lain, Islam juga mengajarkan sebuah doa khusus agar kita sendiri dibentengi dari ujian serupa.
Hal ini bukan bentuk kepuasan di atas penderitaan sesama, melainkan sebuah ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan.
Allah SWT senantiasa mengingatkan hambanya bahwa ujian hidup datang dalam berbagai bentuk yang tidak terduga.
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan." (QS. Al-Baqarah: 155)
Menyadari lemahnya fisik dan mental kita, memohon perlindungan dari beratnya takdir buruk menjadi sebuah keniscayaan.
Rasulullah SAW telah mengajarkan sebuah doa indah yang sebaiknya dibaca secara lirih saat melihat orang lain kesusahan.
Beliau SAW bersabda bahwa siapa yang melihat orang tertimpa musibah lalu membaca doa tertentu, maka ia akan diselamatkan dari ujian itu.
Dari Umar bin Khattab RA, Nabi SAW bersabda, "Alhamdulillahilladzi `aafani mimmabtalaaka bihi, wa faddhalani `ala katsirin mimman khalaqa tafdhila." (HR. Tirmidzi)
Arti dari doa tersebut adalah ungkapan syukur karena Allah telah menyelamatkan kita dari ujian yang menimpa orang lain.
Melalui doa ini, kita mengakui keterbatasan diri dan memohon agar tidak diberikan beban yang melampaui batas kemampuan.
Membaca doa ini juga menjadi pengingat bagi hati kita agar senantiasa bersyukur atas nikmat sehat dan keamanan.
Satu hal yang perlu diingat, doa ini sebaiknya dibaca di dalam hati agar tidak menyinggung perasaan orang yang sedang diuji.
Dengan mengamalkan sunnah ini, kita tidak hanya menjaga empati tetapi juga aktif membentengi diri dari petaka.
Mari kita rutinkan doa keselamatan ini sebagai wujud penghambaan dan permohonan afiat kepada Allah SWT.