• TOUR & TRAVEL

Waspada Ciri Biro Perjalanan Umrah Bermasalah Sesuai Syariat

Yahya Sukamdani | Kamis, 11/06/2026
Waspada Ciri Biro Perjalanan Umrah Bermasalah Sesuai Syariat Ilustrasi foto agen travel dan calon jamaah haji atau umrah

Terasmuslim.com - Niat suci untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci jangan sampai melalaikan kita dari sikap waspada terhadap biro perjalanan yang bermasalah.

Fenomena travel umrah nakal yang menelantarkan jemaah biasanya menampakkan tanda-tanda khusus yang bisa kita deteksi sejak awal pendaftaran.

Tanda pertama yang paling mencolok adalah penawaran harga paket yang tidak rasional atau jauh di bawah standar biaya minimum Kementerian Agama.

Model bisnis yang menggunakan skema ponzi atau kewajiban mencari jemaah baru untuk memberangkatkan jemaah lama juga wajib dihindari karena mengandung unsur judi.

Islam sangat melarang segala bentuk transaksi yang tidak jelas, berspekulasi tinggi, atau mengandung unsur penipuan yang merugikan salah satu pihak.

Rasulullah SAW secara tegas melarang jual beli yang mengandung ketidakjelasan dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim.

"Rasulullah SAW melarang jual beli yang mengandung gharar (ketidakjelasan/penipuan)." (HR. Muslim).

Tanda kedua adalah ketidakberanian pihak travel untuk memberikan kepastian tanggal keberangkatan, nama maskapai, dan lokasi hotel saat jemaah melunasi pembayaran.

Padahal, keterbukaan informasi merupakan hak jemaah yang wajib dipenuhi oleh penyedia jasa berdasarkan prinsip keadilan akad kerja sama.

Allah SWT mengingatkan kita semua untuk tidak memakan harta sesama manusia dengan cara yang batil atau tidak benar menurut syariat.

"Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil." (QS. Al-Baqarah: 188).

Tanda berikutnya adalah rekam jejak digital yang buruk serta legalitas perizinan dari pemerintah yang sudah kedaluwarsa atau bahkan tidak ada.

Pihak travel yang sering menghindar saat dikonfirmasi atau memberikan alasan yang berubah-ubah menjadi indikasi kuat adanya manajemen keuangan yang tidak sehat.

Sebagai calon jemaah, kita dituntut untuk bersikap kritis dan tidak mudah tergiur oleh promosi mewah dari tokoh agama atau selebritas yang menjadi duta mereka.

Sikap tabayyun atau melakukan cek dan ricek secara mendalam terhadap profil travel merupakan perintah agama demi keselamatan diri kita sendiri.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dari tipu daya oknum yang mencari keuntungan duniawi dengan memanfaatkan kerinduan umat Islam ke baitullah.