Ilustrasi foto travel amanah dan terpercaya
Terasmuslim.com - Secara fitrah, kita tentu akan merasa sangat marah dan tidak terima jika ada tamu di rumah kita sendiri disakiti atau didzolimi oleh orang lain.
Maka sungguh sangat biadab jika yang ditipu dan ditelantarkan adalah para dhuyufurrahman, yaitu kaum Muslimin yang menjadi tamu-tamu agung Allah SWT.
Praktik penipuan yang dilakukan oleh oknum travel bodong serta oknum di tanah suci merupakan bentuk kedzaliman berlapis yang mengoyak rasa kemanusiaan.
Para jamaah telah mengorbankan harta, tenaga, dan waktu bertahun-tahun demi menunaikan ibadah murni, namun justru dikhianati oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Allah SWT secara tegas mengharamkan perbuatan dzalim dan menjanjikan azab yang sangat pedih bagi para pelakunya, terutama di tempat yang suci.
"Dan barangsiapa dimaksudkan di dalamnya (Masjidil Haram) melakukan kejahatan secara dzalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebagian azab yang pedih." (QS. Al-Hajj: 25)
Tempat ibadah yang seharusnya menjadi zona aman bagi umat Islam justru dikotori oleh keserakahan oknum yang mencari keuntungan materi sesaat.
Rasulullah SAW juga secara khusus memberikan penghormatan tinggi kepada para jamaah haji dan umrah sebagai delegasi resmi umat Islam di hadapan-Nya.
"Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji, dan orang yang berumrah adalah mendelegasi (tamu) Allah, Dia memanggil mereka lalu mereka memenuhi panggilan-Nya." (HR. Ibnu Majah)
Menipu tamu Allah sama saja dengan menantang kemurkaan Sang Pencipta yang telah mengundang mereka ke bait-Nya yang mulia.
Ingatlah bahwa doa orang-orang yang terdzalimi, apalagi saat mereka sedang berada dalam kondisi safar ibadah, tidak memiliki penghalang langsung ke langit.
Segala bentuk keuntungan finansial yang diraup dari air mata jemaah yang terlantar hanya akan menjadi bahan bakar api neraka yang menyala-nyala.
Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak agresif untuk mengusut tuntas serta memberikan sanksi seberat-beratnya kepada mafia travel ini.
Umat Islam juga diimbau untuk selalu waspada, rasional, dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming harga murah yang tidak masuk akal sehat.
Mari kita kawal bersama penegakan keadilan ini agar marwah ibadah suci ke tanah haram tidak terus direndahkan oleh para kriminal.
Semoga Allah SWT membalas ketabahan para jamaah yang menjadi korban dengan pahala haji mabrur serta menghancurkan para pelaku kedzaliman tersebut.