• KEISLAMAN

Belajar Akhlak Mulia Dari Kasih Sayang Hewan

Yahya Sukamdani | Selasa, 26/05/2026
Belajar Akhlak Mulia Dari Kasih Sayang Hewan Ilustrasi foto induk dan anak

Terasmuslim.com - Keindahan akhlak Islam tidak hanya digali dari keteladanan para nabi, tetapi juga bisa dipetik dari fenomena alam di sekitar kita.

Salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang sangat menyentuh hati adalah ketulusan naluri kasih sayang induk hewan kepada anaknya.

Seekor induk binatang rela mengorbankan kenyamanan bahkan nyawanya sendiri demi melindungi sang buah hati dari marabahaya.

Fenomena alamiah ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan manifestasi nyata dari luasnya samudra rahmat yang diciptakan oleh Sang Pencipta.

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." (QS. Az-Zumar: 5).

Melalui keteraturan alam tersebut, Allah SWT menyelipkan pelajaran berharga bagi manusia tentang pentingnya rasa welas asih.

Rasulullah SAW pernah menjelaskan secara gamblang mengenai hakikat pembagian rahmat Allah yang luar biasa ini kepada para sahabat.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda bahwa Allah menurunkan satu bagian rahmat-Nya ke muka bumi ini.

Berkat satu bagian rahmat itulah, seluruh makhluk di dunia, termasuk binatang, dapat saling mengasihi dan menyayangi satu sama lain.

Bahkan seekor kuda akan mengangkat kaki demi menghindari anaknya yang baru lahir agar tidak terinjak oleh kukunya sendiri.

Pemandangan sarat makna dari dunia satwa ini seyogianya menjadi tamparan keras bagi moralitas manusia yang sering kali menipis.

Jika hewan yang tidak berakal saja mampu menunjukkan akhlak protektif yang begitu tinggi, manusia tentu harus jauh lebih baik.

Pelajaran dari induk hewan ini mengajarkan kita tentang ketulusan dalam mengasuh, mendidik, dan menjaga amanah keluarga.

Mengabaikan rasa kasih sayang dalam interaksi sosial hanya akan menurunkan derajat manusia hingga lebih rendah dari binatang.

Mari asah kembali kepekaan nurani kita dengan mengambil hikmah mendalam dari cinta kasih makhluk tak berakal di sekitar kita.