• KEISLAMAN

Lebih dari Sekadar Berbagi, Memaknai Hakikat Pengorbanan dalam Ibadah Kurban

Yahya Sukamdani | Minggu, 10/05/2026
Lebih dari Sekadar Berbagi, Memaknai Hakikat Pengorbanan dalam Ibadah Kurban Ilustrasi penyembelihan hewan kurban (Foto: kompas)

Terasmuslim.com - Ibadah kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan ternak yang dilakukan rutin setiap tahunnya.

Di balik tumpahan darah hewan kurban, terdapat esensi pengorbanan yang sangat mendalam bagi setiap individu Muslim.

Kurban adalah manifestasi dari rasa syukur seorang hamba atas segala nikmat yang telah dikaruniakan Allah SWT.

Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur`an bahwa yang mencapai-Nya bukanlah daging atau darah, melainkan ketakwaan kita.

Sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Hajj ayat 37, ketulusan hati menjadi parameter utama diterimanya sebuah ibadah.

Secara filosofis, menyembelih hewan melambangkan upaya manusia dalam mematikan sifat-sifat kebinatangan yang ada di dalam diri.

Egoisme, ketamakan, dan rasa sombong harus dikurbankan demi meraih kemurnian jiwa di hadapan Sang Khalik.

Ibadah ini mengajarkan kita untuk melepaskan keterikatan hati yang berlebihan terhadap harta benda duniawi.

Rasulullah SAW bersabda bahwa kurban adalah amalan yang paling dicintai Allah pada hari raya Iduladha.

Setiap tetesan darah hewan kurban akan menjadi saksi keimanan kita di hari perhitungan kelak.

Melalui kurban, Islam membangun jembatan empati yang kuat antara golongan kaya dengan mereka yang membutuhkan.

Kebaikan yang ditebar melalui pembagian daging kurban mampu menghadirkan kebahagiaan bagi fakir miskin di sekitar kita.

Semangat berbagi ini menjadi bukti nyata bahwa seorang Muslim tidak boleh abai terhadap kondisi sosial sesamanya.

Kita diajarkan untuk mendahulukan perintah Allah di atas kepentingan pribadi maupun keinginan nafsu semata.

Semoga kurban tahun ini menjadi wasilah bagi kita untuk semakin dekat dan dicintai oleh Allah SWT.

TERKINI