Ilustrasi foto teman nongkrong
Terasmuslim.com - Lingkungan sosial memiliki kekuatan magnetis yang mampu menarik seseorang menuju ketaatan atau justru menjerumuskannya ke lembah nista.
Islam memandang pertemanan bukan sekadar interaksi sosial, melainkan cerminan dari identitas agama yang dianut oleh seseorang.
Al-Qur`an menggambarkan penyesalan mendalam bagi mereka yang salah memilih teman dekat saat di dunia kelak di hari kiamat.
"Aduhai celaka aku, sekiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku)." (QS. Al-Furqan: 28).
Setiap individu secara perlahan akan menyerap kebiasaan, gaya bicara, hingga pola pikir dari orang-orang yang paling sering bersamanya.
Rasulullah SAW telah memberikan peringatan tegas agar kita sangat selektif dalam menentukan siapa yang layak dijadikan sahabat karib.
Beliau bersabda bahwa seseorang itu bergantung pada agama teman dekatnya, maka perhatikanlah siapa yang kalian jadikan teman.
Lingkungan yang buruk dapat memadamkan cahaya hidayah dan membuat kemaksiatan terlihat biasa bahkan menjadi sebuah kebanggaan.
Sebaliknya, berada di lingkungan orang-orang shalih akan membuat kita merasa malu untuk meninggalkan ibadah atau berbuat dosa.
Teman yang shalih akan menjadi pembela bagimu di akhirat kelak, bahkan bisa memberikan syafaat atas izin Allah SWT.
Sebagaimana hadis riwayat Muslim, orang-orang beriman di surga akan mencari sahabat mereka yang masih tertahan di neraka untuk diselamatkan.
Maka, pertemanan yang hanya berlandaskan kesenangan duniawi tanpa ada unsur dakwah di dalamnya adalah kerugian yang nyata.
Jangan sampai rasa setia kawan yang semu membuat kita takut menolak ajakan yang jelas-jelas melanggar aturan agama.
Sering kali seseorang terjerumus ke dalam jeratan narkoba atau zina hanya karena tekanan kelompok dan keinginan untuk diterima lingkungan.
Ciptalakanlah lingkungan yang sehat mulai dari diri sendiri dengan berani berkata tidak pada pergaulan yang membawa kemurkaan Ilahi.
Pilihlah sahabat yang tidak hanya menemanimu tertawa di dunia, tapi juga yang ingin bersamamu duduk di taman-taman surga-Nya.
Sebab, lingkungan yang berkah adalah benteng pertahanan terakhir bagi keimanan kita di tengah gempuran fitnah akhir zaman.