Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi`i (Foto: kemenag)
Jakarta, Terasmuslim.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi`i, mengatakan bahwa sumber daya manusia (SDM) unggul bangsa ini lahir dari tangan dingin para guru.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama terus berkomitmen dalam membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan dasar para guru.
"SDM yang baik tidak lahir begitu saja dari dalam tanah. Mereka lahir dari dedikasi para guru yang bertugas di sekolah-sekolah dan madrasah," ujar Wamenag, Rabu (29/4).
Bernostalgia tentang masa lalunya sebagai pendidik, Wamenag menceritakan momen emosional saat bertemu kembali dengan murid-muridnya yang telah sukses.
"Saya membayangkan waktu saya jadi guru dulu, kebahagiaan terbesar saya adalah saat berada di depan kelas. Beberapa tahun kemudian, murid-murid saya datang kembali. Ada yang sudah berseragam jaksa, ada yang menjadi dokter. Di situ saya merasa sangat bahagia," kenangnya.
Namun, ia tidak menampik sisi kemanusiaan yang kerap dialami para guru.
"Saking bahagianya melihat kesuksesan murid, terkadang kita lupa bahwa kebutuhan keluarga sendiri masih sulit terpenuhi. Saya yakin, perasaan itu juga dirasakan oleh Bapak/Ibu semua hari ini," lanjutnya.
Wamenag meyakinkan bahwa pemerintah terus memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan. Ia menyebut, Kementerian Agama saat ini sedang menyisir berbagai regulasi yang ada agar dapat disesuaikan demi terpenuhinya kebutuhan dasar para guru.
Meski mengakui adanya tantangan besar dalam hal politik anggaran, Wamenag menegaskan bahwa Kemenag tetap konsisten mencari celah solusi terbaik.
"Yakinlah, kami di Kementerian Agama terus berupaya mencari solusi. Walau politik anggaran hari ini begitu ketat, perjuangan untuk memberikan hasil yang diharapkan tidak akan pernah berhenti. Konsistensi kami dalam mempertimbangkan kesejahteraan guru tidak pernah menurun," tegasnya.
Wamenag mengajak para guru, sebagai bagian komponen dari Kementerian Agama, untuk terus memberikan "warna yang sejuk" di tengah masyarakat.
Ia berharap para guru tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan agar pembangunan bangsa dapat berjalan berkelanjutan.
"Perjuangan kita masih sangat terang. Mari kita jaga harmoni ini agar apa yang menjadi harapan kita semua, terutama terkait realisasi kesejahteraan guru, dapat segera terwujud," pungkasnya.