• KEISLAMAN

Amanah Panitia Kurban, Menjaga Syiar dan Melayani Umat dengan Ihsan

Yahya Sukamdani | Sabtu, 02/05/2026
Amanah Panitia Kurban, Menjaga Syiar dan Melayani Umat dengan Ihsan Ilustrasi panitia kurban

Terasmuslim.com - Panitia kurban mengemban amanah besar sebagai jembatan kebaikan antara peburkan (shohibul kurban) dan para penerima manfaat.

Tugas mulia ini selaras dengan prinsip tolong-menolong dalam kebajikan sebagaimana diperintahkan Allah SWT dalam surah Al-Maidah ayat 2.

Setiap anggota panitia harus meluruskan niat semata-mata untuk melayani agama dan membantu kelancaran syiar Idul Adha.

Pihak panitia dilarang keras mengambil bagian dari hewan kurban sebagai upah atas jasa penyembelihan atau pengulitan.

Hal ini merujuk pada hadis Ali bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW melarang memberikan bagian hewan kurban kepada tukang jagal sebagai upah.

Biaya operasional atau upah bagi pekerja penyembelih hendaknya diambil dari dana khusus di luar aset hewan kurban tersebut.

Panitia wajib memastikan hewan yang diterima dari shohibul kurban telah memenuhi kriteria syariat, yakni sehat dan cukup umur.

Dalam proses penyembelihan, panitia harus memperlakukan hewan dengan lembut dan tidak menyiksanya sebelum ajal menjemput.

Menajamkan bilah pisau sebelum beraksi adalah bentuk ihsan yang diperintahkan Nabi SAW agar hewan tidak menderita lama.

Panitia juga bertugas menjaga kebersihan lingkungan lokasi penyembelihan agar tidak menimbulkan bau atau penyakit bagi warga sekitar.

Pendistribusian daging kurban harus dilakukan secara amanah dengan mengutamakan warga fakir dan miskin yang paling membutuhkan.

Sangat dianjurkan bagi panitia untuk bersikap transparan dalam melaporkan administrasi dan penyaluran daging kepada shohibul kurban.

Petugas yang membantu proses kurban diperbolehkan menerima daging kurban jika mereka termasuk dalam golongan yang berhak menerima.

Kerja sama yang solid antarbagian dalam kepanitiaan akan mencerminkan ukhuwah Islamiyah yang kuat di tengah masyarakat.

Semoga dedikasi para panitia kurban dicatat sebagai amal saleh yang berat timbangannya di hadapan Allah SWT kelak.