• KEISLAMAN

Istirahat Berpahala, Mengikuti Panduan Adab Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah

Yahya Sukamdani | Senin, 20/04/2026
Istirahat Berpahala, Mengikuti Panduan Adab Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah Ilustrasi foto berdoa sebelum tidur

Terasmuslim.com - Tidur bagi seorang Muslim bukan sekadar melepas lelah, melainkan bagian dari ibadah jika dilakukan sesuai dengan tuntunan baginda Nabi Muhammad SAW.

Adab pertama yang sangat dianjurkan adalah berwudhu terlebih dahulu agar kita berada dalam keadaan suci sebelum memejamkan mata.

Rasulullah SAW bersabda bahwa jika seseorang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya dan memohonkan ampunan baginya hingga ia bangun.

Al-Qur`an dalam Surat Az-Zumar ayat 42 menjelaskan bahwa Allah memegang jiwa manusia saat matinya dan saat tidurnya, sehingga kesucian diri menjadi sangat penting.

Sebelum merebahkan diri, disunnahkan untuk mengibas tempat tidur dengan ujung kain sebanyak tiga kali sambil membaca basmalah demi kebersihan.

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk tidur dengan posisi miring ke sisi kanan sebagai bentuk menjaga kesehatan jantung dan organ dalam.

Posisi tidur telungkup sangat dilarang karena merupakan cara tidur yang dibenci oleh Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam hadist riwayat Tirmidzi.

Membaca doa sebelum tidur merupakan sarana penyerahan diri secara total kepada Sang Pencipta setelah seharian beraktivitas di dunia.

Salah satu doa yang diajarkan beliau adalah: "Bismika Allahumma amutu wa ahya," yang menegaskan hidup dan mati kita hanya karena Allah.

Sangat dianjurkan pula membaca ayat kursi dan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, serta An-Nas yang ditiupkan ke telapak tangan lalu diusap ke seluruh tubuh.

Beliau juga menyarankan agar lampu dipadamkan serta pintu dan jendela ditutup rapat sebelum memulai istirahat malam.

Rasulullah SAW tidak menyukai percakapan yang sia-sia setelah waktu isya dan lebih memilih untuk segera beristirahat agar bisa bangun untuk tahajud.

Tidur lebih awal membantu kita untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna menjemput rahmat Allah melalui salat malam dan istigfar.

Bangun dari tidur pun memiliki adab tersendiri, yaitu langsung duduk dan mengusap bekas kantuk di wajah serta membaca doa syukur.

Dengan menerapkan adab-adab ini, setiap detik waktu tidur kita akan tercatat sebagai amal saleh yang memperberat timbangan di akhirat kelak.