Ilustrasi suami istri mengobrol di ranjang
Terasmuslim.com - Hubungan intim antara suami dan istri dalam Islam bukan sekadar pemenuhan hasrat biologis, melainkan bernilai ibadah yang mendatangkan pahala.
Islam memandang hubungan suami istri yang sah sebagai sarana untuk menjaga kesucian diri, mempererat kasih sayang, dan membangun keharmonisan rumah tangga.
Rasulullah SAW menegaskan dalam hadits riwayat Muslim bahwa bersetubuh dengan istri yang sah merupakan bagian dari amalan sedekah.
Sebelum memulai hubungan intim, pasangan suami istri sangat dianjurkan untuk membaca doa agar terhindar dari gangguan setan.
Rasulullah SAW mengajarkan doa sebelum berhubungan: "Bismillah, Allahumma jannibnash-syaithana wa jannibis-syaithana maa razaqtana" (Dengan nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami).
Islam memberikan kebebasan bagi suami istri untuk menikmati hubungan dalam berbagai variasi gaya selama tidak melanggar batasan syariat.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 223: "Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu bagaimanapun kamu kehendaki."
Meski demikian, syariat Islam menetapkan larangan tegas terhadap dua kondisi dalam hubungan intim suami istri.
Larangan pertama adalah melakukan hubungan intim ketika istri sedang berada dalam masa haid atau nifas.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 222: "Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci."
Larangan kedua yang diharamkan secara mutlak dalam Islam adalah melakukan hubungan intim melalui dubur (anal).
Dalam hadits riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda: "Dilaknat orang yang mendatangi istrinya pada duburnya."
Selain itu, Islam melarang keras pasangan suami istri menyebarkan atau menceritakan rahasia hubungan ranjang mereka kepada orang lain.
Rasulullah SAW mengingatkan dalam hadits riwayat Muslim bahwa manusia terburuk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah mereka yang menyebarkan rahasia intim suami istri.
Memahami adab dan hukum hubungan intim secara benar akan menjaga kehormatan rumah tangga serta meraih keberkahan hidup berkeluarga.