Ilustrasi kaki kesemutan
Terasmuslim.com - Setiap rasa sakit atau ketidaknyamanan yang dialami seorang muslim sesungguhnya memuat hikmah serta pelajaran berharga.
Fenomena kaki kesemutan sering kali dianggap sebagai gangguan fisik biasa yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, tradisi Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa mengingat orang-orang saleh ketika mengalami kondisi tubuh tersebut.
Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, disebutkan sebuah riwayat mengenai ucapan seseorang saat kakinya mengalami kesemutan.
Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam kitab Al-Adab Al-Mufrad (Hadits No. 964) tentang amalan para sahabat Nabi SAW.
Diriwayatkan bahwa ketika kaki Ibnu Umar RA mengalami kesemutan, seseorang berkata kepadanya untuk menyebut nama orang yang paling dicintainya.
Seketika itu pula Ibnu Umar RA menyerukan nama Rasulullah SAW dengan mengucapkan: "Ya Muhammad!" (Wahai Muhammad!).
Sesaat setelah menyebut nama Nabi Muhammad SAW, kesemutan pada kaki Ibnu Umar RA langsung reda dan menghilang.
Para ulama menjelaskan bahwa amalan tersebut merupakan wujud kecintaan yang mendalam seorang sahabat kepada Rasulullah SAW.
Mengingat orang yang dicintai secara refleks dapat melancarkan aliran darah dan menenangkan sistem saraf yang tegang.
Al-Qur`an memuat dorongan bagi setiap mukmin untuk senantiasa mengagungkan dan mencintai Rasulullah SAW melebihi segalanya.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 6: "Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri..."
Mencintai Nabi Muhammad SAW bukan sekadar ucapan, melainkan dibuktikan dengan meneladani seluruh sunnah dan akhlak beliau.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Al-Bukhari: "Tidak beriman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia."
Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW senantiasa hidup dan menjadi penawar dalam setiap kesulitan hidup.