Ilustrasi - Kitab Suci Al-Qur`an dan Tasbih (Foto: Pexels/Abdulmeilk Aldawsari)
Jakarta, Terasmuslim.com - Al-Qur`an mengajarkan bahwa Allah SWT senantiasa dekat dengan hamba-Nya.
Kedekatan tersebut bukan berarti Allah menyerupai makhluk, melainkan menunjukkan pengetahuan, pengawasan, pertolongan, dan kekuasaan-Nya yang meliputi seluruh kehidupan manusia.
Sejumlah ayat Al-Qur`an menjelaskan tentang kedekatan Allah dengan hamba-Nya. Berikut tiga di antaranya.
Allah SWT berfirman:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ ۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)
Ayat ini menunjukkan bahwa seorang Muslim dapat berdoa langsung kepada Allah SWT.
Tidak ada jarak yang menghalangi seorang hamba untuk memohon kepada-Nya.
Allah SWT berfirman:
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖ وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ
Artinya:
“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat nadinya.” (QS. Qaf: 16)
Ayat tersebut menggambarkan betapa sempurnanya pengetahuan Allah SWT terhadap manusia.
Tidak hanya mengetahui perkataan dan perbuatan, Allah juga mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati manusia.
Allah SWT berfirman:
وَهُوَ مَعَكُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
Artinya:
“Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hadid: 4)
Ayat ini mengingatkan manusia bahwa Allah SWT senantiasa mengetahui dan melihat apa yang dilakukan hamba-Nya, di mana pun mereka berada.