• KEISLAMAN

Mendidik Keluarga Penentu Keselamatan Akhirat

Yahya Sukamdani | Minggu, 27/09/2026
Mendidik Keluarga Penentu Keselamatan Akhirat Ilustrasi pendidikan agama dalam keluarga

Terasmuslim.com - Mendidik keluarga merupakan salah satu amanah terbesar yang dibebankan Allah SWT kepada setiap kepala rumah tangga.

Keberhasilan dalam membimbing anak dan istri akan menjadi benteng utama penentu keselamatan dari siksa api neraka.

Perintah utama mendidik keluarga ini diabadikan secara tegas dalam Surah At-Tahrim ayat 6: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Setiap pemimpin rumah tangga kelak akan dimintai pertanggungjawaban yang sangat serius di hadapan Allah atas anggota keluarganya.

Tanggung jawab kepemimpinan ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”

Pendidikan agama yang ditanamkan sejak dini menjadi pondasi kokoh dalam membentuk karakter anak yang bertakwa dan berakhlak mulia.

Pentingnya menanamkan ketauhidan sejak kecil meneladani nasehat Luqman Al-Hakim dalam Surah Luqman ayat 13: “Wahai anakku, janganlah engkau menyukutukan Allah, sesungguhnya menyukutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Salah satu kewajiban mendasar orang tua adalah mengajarkan serta membiasakan anak-anak untuk mendirikan shalat tepat waktu.

Perintah membiasakan shalat sejak usia dini ini selaras dengan hadis Nabi SAW riwayat Abu Dawud: “Perintahkanlah anak-anakmu untuk melaksanakan shalat saat mereka berusia tujuh tahun.”

Selain shalat, keteladanan orang tua dalam bertutur kata dan berprilaku sehari-hari merupakan metode pendidikan yang paling efektif.

Anak yang dididik dengan kelembutan, kesabaran, serta pemahaman agama yang benar akan menjadi pilar keberkahan bagi orang tuanya.

Doa anak yang saleh merupakan salah satu investasi pahala yang terus mengalir meskipun orang tua telah meninggal dunia.

Hal ini dipertegas oleh Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim: “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.”

Oleh karena itu, hendaknya setiap muslim senantiasa memohon kemudahan serta kelapangan hati dalam menjalankan amanah agung mendidik keluarga ini.