• KEISLAMAN

Keteladanan Kepemimpinan Rasulullah Patut Diteladani Imam Masjid

Yahya Sukamdani | Kamis, 16/07/2026
Keteladanan Kepemimpinan Rasulullah Patut Diteladani Imam Masjid Ilustrasi kisah inspiratif Rasulullah (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Terasmuslim.com - Meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW merupakan langkah awal yang krusial bagi seorang imam masjid dalam mengayomi masyarakat.

Beliau tidak hanya bertindak sebagai pemimpin ibadah ritual, melainkan juga sebagai kepala negara, hakim adil, dan pelindung umat.

Sifat utama seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah harus diinternalisasikan oleh para imam dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Allah SWT menegaskan kedudukan mulia keteladanan ini dalam firman-Nya pada Al-Qur`an Surah Al-Ahzab ayat 21:

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah..."

Ayat suci tersebut menjadi landasan mutlak bahwa gaya kepemimpinan terbaik di dunia adalah yang bersumber dari pribadi mulia Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW juga mengingatkan setiap pemimpin akan tanggung jawab besarnya melalui sebuah hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim.

Beliau bersabda bahwa setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Dalam tata hukum di Indonesia, prinsip kepemimpinan yang mengayomi dan berintegritas ini sejalan dengan regulasi resmi Pemerintah.

Kementerian Agama RI melalui Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/802 Tahun 2014 telah merumuskan standar kompetensi bagi imam masjid.

Regulasi tersebut menekankan bahwa seorang imam harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat demi terwujudnya kemaslahatan umat di tingkat lokal.

Pemerintah mengharapkan figur imam mampu mengadopsi sifat fathanah (cerdas) dalam mengelola manajemen masjid serta memecahkan problem sosial jamaah.

Melalui penerapan model kepemimpinan nubuwah yang inklusif, potensi konflik internal di kalangan jamaah dapat diredam secara efektif.

Imam yang mencontoh keluhuran budi Rasulullah akan senantiasa mengedepankan kasih sayang dan keadilan dalam membimbing warga sekitar.

Ketika seluruh aspek keteladanan ini diterapkan, masjid akan berfungsi optimal sebagai pusat transformasi spiritual sekaligus kesejahteraan sosial.

Mari kita dukung peningkatan kapasitas para imam agar mampu mereplikasi kejayaan kepemimpinan Islam yang damai dan berkah.