• KEISLAMAN

Islam Tegas Larang Menyakiti Hewan Tanpa Alasan

Yahya Sukamdani | Senin, 25/05/2026
Islam Tegas Larang Menyakiti Hewan Tanpa Alasan Ilustrasi foto manusia hendak memukul kucing

Terasmuslim.com - Islam menempatkan kasih sayang sebagai fondasi utama dalam berinteraksi dengan seluruh makhluk hidup di alam semesta.

Prinsip dasar ini mengikat setiap Muslim untuk menjaga tangan dan perilakunya dari tindakan yang merugikan ciptaan Allah.

Menyakiti hewan tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat merupakan perbuatan tercela yang dilarang keras dalam agama.

Setiap bentuk kezaliman terhadap binatang, sekecil apa pun itu, akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Allah Subhanahu wa Ta`ala telah menegaskan kedudukan mulia makhluk berkaki ini dalam Al-Qur`an Surah Hud ayat 6.

Surah Hud Ayat 6: "Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

Sebagai makhluk yang dijamin hidupnya oleh Sang Pencipta, hewan memiliki hak dasar untuk tidak disiksa atau disakiti.

Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam dalam banyak kesempatan memberikan peringatan keras mengenai dampak buruk menyiksa binatang.

Hadis Riwayat Bukhari: "Seorang wanita diazab karena seekor kucing yang dikurungnya sampai mati, lalu wanita itu masuk ke dalam neraka."

Kisah tragis dalam hadis sahih tersebut menjadi tamparan keras bagi siapa saja yang meremehkan hak hidup seekor hewan.

Islam bahkan melarang manusia menjadikan hewan sebagai sasaran tembak atau objek permainan yang menyakitkan fisik mereka.

Bila terpaksa harus menyembelih hewan untuk dikonsumsi, Islam tetap mewajibkan manusia untuk berbuat ihsan dengan menajamkan pisau.

Prinsip ihsan ini diterapkan agar hewan yang disembelih tidak mengalami proses kematian yang menyiksa dan memperpanjang rasa sakit.

Menyakiti hewan tanpa sebab yang syar`i dinilai sebagai bentuk kesombongan manusia yang merusak tatanan rahmat di muka bumi.

Sebaliknya, sikap welas asih kepada hewan yang kehausan atau kelaparan bisa menjadi jalan pembuka ampunan dan rida Allah.

Melalui ulasan ini, mari kita ketuk kembali pintu hati kita untuk selalu memperlakukan hewan dengan penuh kelembutan.