• KEISLAMAN

Ujian Rumah Tangga Adalah Sunnatullah

Yahya Sukamdani | Minggu, 03/05/2026
Ujian Rumah Tangga Adalah Sunnatullah Ilustrasi foto pasangan dalam rumah tangga

Terasmuslim.com - Mengarungi bahtera rumah tangga tidak selamanya menjumpai lautan yang tenang tanpa riak gelombang yang menghantam.

Setiap pasangan pasti akan menghadapi dinamika konflik, mulai dari masalah ekonomi hingga perbedaan karakter yang tajam.

Penting bagi setiap Muslim untuk memahami bahwa ujian dalam pernikahan adalah sebuah sunnatullah yang pasti terjadi.

Allah SWT telah menegaskan hal ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Baqarah ayat 155 tentang keniscayaan ujian berupa ketakutan dan kelaparan.

Pandangan bahwa ujian adalah musibah semata harus diubah menjadi perspektif bahwa itu adalah sarana penggugur dosa.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, tidaklah seorang mukmin tertimpa keletihan atau kesedihan melainkan Allah hapuskan kesalahan-kesalahannya (HR. Bukhari).

Ketegangan antara suami dan istri sebenarnya merupakan ruang bagi keduanya untuk mempraktikkan akhlak mulia dan kesabaran.

Pernikahan yang kuat bukan berarti tanpa masalah, melainkan pernikahan yang mampu menyelesaikan masalah dengan sandaran iman.

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 19 agar para suami tetap bergaul dengan istri secara patut meski ada rasa tidak suka.

Boleh jadi sesuatu yang kita benci dalam diri pasangan, justru di sanalah Allah meletakkan kebaikan yang amat banyak.

Kehadiran anak pun bisa menjadi fitnah atau ujian sebagaimana diingatkan dalam Al-Qur`an Surah At-Taghabun ayat 14.

Menghadapi ujian rumah tangga memerlukan sinergi doa dan ikhtiar agar hubungan tetap berada dalam koridor sakinah.

Ingatlah bahwa Rasulullah SAW juga mengalami masa-masa sulit dalam rumah tangga beliau sebagai pelajaran bagi umatnya.

Ujian ini bertujuan untuk menyaring siapa hamba yang paling tulus cintanya karena Allah, bukan sekadar karena nafsu.

Dengan kesabaran, setiap badai dalam rumah tangga akan berakhir pada kedewasaan spiritual dan keberkahan yang melimpah.