• KISAH

Jejak Jihad di Bulan Kemenangan, Deretan Perang Besar yang Terjadi pada Bulan Syawal

Yahya Sukamdani | Selasa, 21/04/2026
Jejak Jihad di Bulan Kemenangan, Deretan Perang Besar yang Terjadi pada Bulan Syawal Ilustrasi Perang (Foto: detik)

Terasmuslim.com - Bulan Syawal tidak hanya menjadi momentum kegembiraan Idulfitri, namun juga mencatat sejarah perjuangan fisik yang sangat berat.

Salah satu peristiwa paling ikonik adalah Perang Uhud yang meletus pada tahun ketiga Hijriah di awal bulan Syawal.

Perang ini menjadi ujian kesabaran bagi kaum Muslimin setelah mengalami dinamika strategi di atas bukit pemanah.

Allah SWT mengabadikan fragmen perjuangan ini dalam Surah Ali Imran ayat 121 tentang persiapan keberangkatan menuju medan perang.

"Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari keluargamu untuk menempatkan para mukmin pada pos-pos pertempuran." (QS. Ali Imran: 121).

Selain Uhud, Syawal tahun kelima Hijriah juga menjadi saksi bisu terjadinya Perang Khandaq atau Perang Ahzab.

Umat Islam saat itu harus menggali parit raksasa demi membentengi Madinah dari kepungan ribuan pasukan sekutu kafir Quraisy.

Keajaiban pertolongan Allah datang melalui angin kencang yang memporak-porandakan kemah musuh sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur`an.

Rasulullah SAW juga memimpin pasukan dalam Perang Hunain yang terjadi pada bulan Syawal tahun kedelapan Hijriah setelah Fathu Makkah.

Peristiwa Hunain mengajarkan bahwa jumlah pasukan yang banyak bukanlah penentu kemenangan tanpa pertolongan Allah SWT.

Dalam hadist riwayat Bukhari, dikisahkan keberanian Nabi yang tetap teguh berdiri meski sebagian pasukan sempat kocar-kacir.

Syawal juga mencatat pengepungan Kota Thaif yang menjadi kelanjutan strategis dari kemenangan di medan Hunain.

Perang-perang di bulan Syawal ini membuktikan bahwa semangat jihad tidak boleh kendur meski baru saja menyelesaikan ibadah puasa.

Para sahabat menunjukkan bahwa kemenangan spiritual di bulan Ramadan harus diimplementasikan dalam ketaatan total di bulan-bulan berikutnya.

Sejarah ini menjadi cermin bagi kita bahwa setiap masa kemenangan akan selalu dibarengi dengan ujian kesetiaan iman.