Ilustrasi foto jaga lisan
Terasmuslim.com - Salah satu kebiasaan berbahaya dalam kehidupan sehari-hari adalah asal bunyi atau ASBUN. Perilaku ini mencerminkan seseorang berbicara tanpa ilmu, tanpa berpikir, dan tanpa mempertimbangkan dampaknya. Dalam Islam, lisan memiliki kedudukan penting yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Al-Qur’an mengingatkan agar manusia tidak mengatakan sesuatu tanpa dasar ilmu. Berbicara tanpa pengetahuan dapat menyesatkan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, setiap ucapan harus dilandasi kebenaran dan kehati-hatian.
Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadis bahwa seseorang bisa tergelincir ke dalam neraka karena lisannya. Ucapan yang dianggap sepele bisa membawa akibat besar di sisi Allah. Hal ini menunjukkan bahwa menjaga lisan adalah bagian dari iman.
ASBUN sering kali muncul karena dorongan emosi, keinginan untuk terlihat tahu, atau sekadar ikut-ikutan. Padahal, Islam mengajarkan untuk diam jika tidak memiliki ilmu atau tidak ada manfaat dalam ucapan. Sikap ini mencerminkan kedewasaan dan ketakwaan.
Selain berdampak pada diri sendiri, ucapan tanpa ilmu juga bisa merusak hubungan sosial. Fitnah, ghibah, dan penyebaran informasi yang tidak benar sering berawal dari kebiasaan ini. Dampaknya bisa meluas dan menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Islam memberikan solusi dengan membiasakan berpikir sebelum berbicara. Menimbang manfaat dan mudarat dari setiap ucapan adalah langkah penting. Dengan demikian, lisan menjadi sarana kebaikan, bukan sumber masalah.
Dengan menjauhi kebiasaan ASBUN, seorang muslim dapat menjaga kehormatan diri dan orang lain. Lisan yang terjaga mencerminkan hati yang bersih dan iman yang kuat. Inilah bagian dari akhlak mulia yang diajarkan dalam Islam.