• SOSOK

Khadijah dan Fatimah, Dua Wanita Mulia Sepanjang Zaman dalam Islam

Yahya Sukamdani | Sabtu, 15/11/2025
Khadijah dan Fatimah, Dua Wanita Mulia Sepanjang Zaman dalam Islam Ilustrasi wanita menggunakan cadar (foto: spotlight)

Terasmuslim.com - Khadijah binti Khuwailid dan Fatimah az-Zahra adalah dua wanita agung yang kedudukannya sangat dimuliakan dalam Islam. Al-Qur’an memuji sifat-sifat wanita beriman melalui banyak ayat, seperti dalam QS. Al-Ahzab ayat 35 yang menegaskan derajat tinggi bagi perempuan yang taat, sabar, dan beramal saleh. Khadijah dan Fatimah termasuk perempuan yang memenuhi seluruh kriteria itu, bahkan menjadi teladan sepanjang masa dalam ketakwaan dan keikhlasan.


Khadijah RA adalah wanita pertama yang beriman kepada Rasulullah SAW, sekaligus pendamping yang mendukung dakwah sejak awal. Rasulullah SAW bersabda, “Allah tidak menggantikan untukku istri yang lebih baik daripada Khadijah. Ia beriman kepadaku ketika manusia mengingkariku.” (HR. Ahmad). Hadis ini menunjukkan betapa besar kedudukan Khadijah di sisi Allah dan Rasul-Nya. Kesetiaan, keteguhan hati, serta pengorbanannya menjadikan beliau salah satu wanita terbaik di dunia.


Fatimah RA, putri Rasulullah SAW, juga termasuk wanita yang paling mulia. Dalam hadis sahih riwayat Bukhari, Nabi bersabda, “Fatimah adalah pemimpin wanita penghuni surga.” Beliau dikenal dengan kesederhanaan, keteguhan hati, dan ketakwaannya yang mendalam. Fatimah menjadi simbol kemuliaan seorang wanita yang memegang teguh nilai keluarga, kesabaran, dan keteladanan dalam ibadah.


Bersama Maryam, Asiyah, dan Khadijah, nama Fatimah termasuk deretan wanita terbaik sepanjang zaman menurut banyak riwayat. Keutamaan mereka relevan sepanjang masa karena mencerminkan prinsip akhlak, iman, dan keteguhan dalam ujian. Khadijah mengajarkan arti kesetiaan dalam dakwah, sementara Fatimah menunjukkan keindahan akhlak seorang putri sekaligus seorang ibu. Keduanya menjadi inspirasi muslimah dalam membangun keluarga yang penuh iman dan keteladanan.