Ilustrasi kajian Islam menimba ilmu
Terasmuslim.com - Fenomena seseorang memiliki ilmu agama yang tinggi namun jauh dari nilai keagamaan kerap terjadi hari ini.
Ilmu dan amal merupakan dua hal berbeda yang tidak selalu berjalan beriringan dalam realitas kehidupan sehari-hari.
Seseorang bisa saja menghafal dalil di luar kepala tanpa meresapi esensi moral serta ketakwaan di dalam hatinya.
Allah SWT mengingatkan bahaya orang berilmu yang tidak mengamalkan ilmunya melalui Surah Al-Jumu`ah ayat 5.
Perumpamaan mereka diibaratkan seperti keledai yang membawa beban kitab-kitab tebal di punggungnya tanpa mengerti isinya.
Rasulullah SAW juga memperingatkan umatnya tentang ancaman ilmu yang hanya sampai di lisan dan tidak menembus hati.
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW sering memohon perlindungan dari ilmu yang tidak memberikan manfaat bagi pemiliknya.
Ilmu agama yang dipelajari demi tujuan duniawi semata justru akan menjauhkan pelakunya dari keridhaan Allah SWT.
Kecerdasan intelektual dalam memahami hukum Islam harus diiringi dengan keikhlasan niat serta ketundukan jiwa yang tulus.
Sikap sombong atas ilmu yang dimiliki merupakan tanda awal kegagalan seseorang dalam menghayati ajaran Islam secara utuh.
Peringatan keras ini termaktub dalam Al-Qur`an melalui kisah iblis yang merasa lebih pintar namun binasa karena kesombongannya.
Oleh karena itu, setiap Muslim wajib menyelaraskan antara penguasaan ilmu agama dengan perbuatan amal saleh yang konsisten.
Mari kita terus memohon hidayah kepada Allah agar ilmu yang kita miliki selalu membimbing pada ketakwaan.
Semoga renungan singkat ini mampu mengetuk hati kita untuk senantiasa mengamalkan ilmu dengan penuh keikhlasan.