• KISAH

Kisah Takjub Penunggang Unta Menemukan Bekal di Gurun

Yahya Sukamdani | Minggu, 11/10/2026
Kisah Takjub Penunggang Unta Menemukan Bekal di Gurun Ilustrasi penunggang unta sedang beristirahat

Terasmuslim.com - Kisah perumpamaan yang amat menyentuh ini menggambarkan tentang seorang musafir yang menempuh perjalanan jauh di padang pasir.

Di tengah gurun yang tandus dan membahayakan, orang tersebut memutuskan untuk beristirahat sejenak dari keletihan.

Namun ketika ia terbangun, binatang tunggangannya yang membawa seluruh bekal makanan dan minuman telah hilang lenyap.

Rasa putus asa dan kepasrahan akan kematian pun menyelimuti hatinya di tengah luasnya padang sahara yang sunyi.

Ia kemudian kembali berbaring di bawah naungan pohon sambil menantikan ketetapan takdir yang akan menimpanya.

Secara ajaib, ketika ia membuka matanya kembali, kendaraan beserta seluruh perbekalannya telah berdiri utuh di hadapannya.

Saking gembiranya, ia tidak sengaja ucapkan kata yang keliru karena rasa syukur dan kebahagiaan yang meluap-luap.

Rasulullah SAW menyampaikan kisah ini sebagai tamsil betapa besarnya kasih sayang dan kebahagiaan Allah SWT.

Allah SWT jauh lebih bahagia menerima taubat hamba-Nya dibanding kegembiraan musafir yang menemukan kembali tunggangannya tersebut.

Kisah ini termaktub secara shahih dalam riwayat Imam Muslim dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu `anhu.

Allah SWT selalu membuka pintu ampunan seluas-luasnya sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur`an Surah Az-Zumar ayat 53.

"Katakanlah: `Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.`" (QS. Az-Zumar: 53)

Edukasi penting dari perumpamaan ini mengajarkan agar setiap Muslim tidak pernah kehilangan harapan atas rahmat Allah.

Segera kembali dan bertaubat kepada Allah merupakan jalan terbaik untuk meraih ketenangan hidup di dunia dan akhirat.

Semoga kisah inspiratif ini memperkuat iman kita untuk selalu mendekatkan diri kepada sang Maha Pengampun.