• KEISLAMAN

Bahaya Terjebak Dosa Kesendirian Di Depan Layar

Yahya Sukamdani | Senin, 05/10/2026
Bahaya Terjebak Dosa Kesendirian Di Depan Layar Ilustrasi foto menggunakan gadget

Terasmuslim.com - Kemajuan teknologi di era digital memudahkan manusia mengakses berbagai hal di ruang privat secara tersembunyi.

Seseorang kerap kali merasa aman bermaksiat ketika sedang sendiri di depan layar tanpa pengawasan sesama manusia.

Padahal, seorang mukmin sejati menyadari bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap gerak-gerik hamba-Nya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mujadilah ayat 7, "Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya."

Islam mengingatkan bahaya tersembunyi dari amalan buruk yang dilakukan saat sendirian dan jauh dari pandangan publik.

Rasulullah SAW memberikan peringatan keras tentang golongan yang pahalanya gugur akibat maksiat dalam kesendirian.

Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh aku mengetahui ada kaum dari umatku yang datang pada hari kiamat membawa kebaikan sebesar gunung, lalu Allah menjadikannya debu yang berterbangan... karena jika mereka sendirian dengan larangan-larangan Allah, mereka melanggarnya" (HR. Ibnu Majah).

Meremehkan pandangan Allah SWT saat berduaan dengan gawai merupakan tanda melemahnya rasa takut di dalam hati.

Al-Qur`an menyindir sikap manusia yang malu kepada sesama tetapi tidak malu kepada Penciptanya.

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 108, "Mereka dapat bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah."

Konsep ihsan mengajarkan kita untuk senantiasa beribadah seolah-olah melihat Allah atau meyakini bahwa Dia melihat kita.

Menjaga pandangan dan jempol dari maksiat digital adalah ikhtiar nyata untuk merawat kesucian hati seorang Muslim.

Setiap indra yang kita gunakan untuk menikmati kemaksiatan di ruang privat kelak akan bersaksi di akhirat.

Memohon perlindungan dan memperbanyak istigfar saat dorongan maksiat muncul menjadi benteng ampuh bagi jiwa.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rasa takut kepada-Nya, baik dalam keadaan terang-terangan maupun saat sendirian.