Ilustrasi - orang sedang melakukan amalan sunah setelah sholat Dhuha (Foto: AI)
Jakarta, Terasmuslim.com - Sholat Dhuha merupakan salah satu sholat sunah yang dikerjakan pada waktu pagi hingga menjelang masuk waktu Zuhur.
Setelah menyelesaikan dua rakaat sholat Dhuha, umat Islam dapat melanjutkannya dengan berzikir dan memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Tidak ada bacaan wajib tertentu yang harus dibaca setelah sholat Dhuha. Seorang Muslim dapat memperbanyak istigfar, membaca zikir, kemudian memanjatkan doa sesuai kebutuhannya.
Salah satu bacaan yang dapat diamalkan setelah sholat adalah istigfar:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Latin: Astaghfirullah.
Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah.”
Bacaan tersebut dapat dilanjutkan dengan doa memohon kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.
Di masyarakat, terdapat doa yang populer disebut sebagai doa setelah sholat Dhuha. Berikut salah satu lafaz yang banyak diamalkan:
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.
Allahumma innad-duhaa-a duhaa-uka, wal-bahaa-a bahaa-uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka, wal-`ismata `ismatuka. Allahumma in kaana rizqii fis-samaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu`assaran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in kaana ba`iidan fa qarribhu, bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita `ibaadakash-shaalihiin.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kecantikan adalah kecantikan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku berada di langit, turunkanlah; jika berada di bumi, keluarkanlah; jika sulit, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; jika jauh, dekatkanlah. Dengan hak waktu Dhuha-Mu, keindahan-Mu, kecantikan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang salih.”
Doa tersebut sangat populer sebagai doa setelah sholat Dhuha, terutama karena isinya memohon kelapangan dan kemudahan rezeki.
Namun, lafaz tersebut tidak ditetapkan sebagai doa khusus setelah sholat Dhuha berdasarkan hadis sahih. Karena itu, umat Islam tidak harus membacanya dan boleh berdoa menggunakan lafaz lain.
Setelah sholat Dhuha, seorang Muslim juga dapat memohon berbagai kebaikan kepada Allah SWT. Doa dapat berkaitan dengan rezeki, kesehatan, keluarga, pekerjaan, kemudahan urusan maupun kebutuhan lainnya.
Yang terpenting, doa dipanjatkan dengan penuh harap kepada Allah SWT dan tetap disertai ikhtiar dalam menjalani kehidupan.
Dengan demikian, setelah melaksanakan sholat Dhuha dua rakaat, umat Islam dapat memperbanyak istigfar, zikir dan doa.
Tidak ada satu bacaan wajib yang harus dibaca setelahnya, sehingga seorang Muslim memiliki keleluasaan untuk memanjatkan doa sesuai kebutuhannya.