Ilustrasi foto membaca Al quran
Terasmuslim.com - Membaca Al-Qur`an setelah menunaikan shalat Subuh merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.
Allah SWT menegaskan keutamaan waktu Subuh dalam Surah Al-Isra` ayat 78: "Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)."
Mengenai pengkhususan membaca Surah Yasin secara spesifik setiap selesai shalat Subuh, para ulama menjelaskan bahwa tidak ada hadits shahih yang menuntunkannya secara langsung dari Rasulullah SAW.
Hadits yang menyebutkan bahwa membaca Surah Yasin di pagi hari akan dikabulkan semua hajatnya dinilai berstatus dha`if (lema) atau maudhu` (palsu) oleh para ahli hadits.
Demikian pula dengan amalan rutin membaca Surah Al-Waqi`ah setelah Subuh untuk memperlancar rezeki, tidak didasari oleh riwayat yang shahih dari Nabi Muhammad SAW.
Riwayat terkenal tentang Surah Al-Waqi`ah sebagai pelindung dari kefakiran umumnya dikaitkan dengan pembacaan di malam hari, namun sanadnya pun dinilai lemah oleh mayoritas ulama.
Kendati demikian, membaca Surah Yasin dan Al-Waqi`ah di pagi hari tetap diperbolehkan dan bernilai pahala selama diniatkan sebagai ibadah membaca Al-Qur`an secara umum.
Al-Qur`an memberi anjuran umum untuk membaca ayat-ayat-Nya kapan saja dalam Surah Al-Muzzammil ayat 20: "Maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur`an."
Rasulullah SAW juga mengingatkan keutamaan membaca Al-Qur`an dalam hadits riwayat Tirmidzi: "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi sepuluh."
Namun, tuntunan utama yang paling shahih dan diajarkan Rasulullah SAW setelah shalat Subuh adalah membaca zikir pagi.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Muslim tentang keutamaan duduk berzikir mengingat Allah SWT setelah Subuh hingga terbit matahari.
Amalan zikir pagi mencakup bacaan tasbih, tahmid, takbir, Ayat Kursi, serta Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
Mengamalkan zikir pagi sesuai petunjuk Nabi SAW menjamin perlindungan, kelapangan rezeki, dan ketenangan jiwa sepanjang hari.
Umat Islam hendaknya memprioritaskan zikir-zikir ma`tsur yang jelas landasan dalilnya sebelum menambah dengan amalan sunnah lainnya.
Dengan memahami kedudukan dalil, kita dapat beribadah sesuai sunnah Rasulullah SAW sekaligus meraih keberkahan membaca Al-Qur`an di waktu pagi.