• KEISLAMAN

Mengenal 7 Putra-Putri Rasulullah SAW dan Keutamaannya

Yahya Sukamdani | Sabtu, 29/08/2026
Mengenal 7 Putra-Putri Rasulullah SAW dan Keutamaannya Ilustrasi silsilah keturunan Rasulullah

Terasmuslim.com - Rasulullah SAW dikaruniai tujuh orang anak dari dua istri beliau, yaitu Khadijah binti Khuwailid RA dan Maria al-Qibthiyyah RA.

Kehadiran putra-putri beliau menjadi keteladanan yang penuh hikmah dan keutamaan bagi seluruh umat Islam sepanjang sejarah.

Al-Qur`an menegaskan kemuliaan keluarga Nabi dalam Surah Al-Ahzab ayat 33: "Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlulbait dan membersihkan kamu sebebas-bebasnya."

Putra pertama beliau bernama Al-Qasim, anak dari Sayyidah Khadijah yang membuat Rasulullah SAW dijuluki Abu al-Qasim.

Namun, Al-Qasim wafat ketika masih kanak-kanak di Makkah sebelum Rasulullah SAW diangkat menjadi seorang Rasul.

Putra kedua dari Sayyidah Khadijah adalah Abdullah, yang juga dijuluki Ath-Thayyib dan Ath-Thahir karena lahir pada masa kenabian.

Seperti kakaknya, Abdullah juga dipanggil pulang oleh Allah SWT saat masih berusia sangat muda di kota Makkah.

Selanjutnya adalah Ibrahim, putra tunggal Rasulullah SAW yang lahir dari rahim Maria al-Qibthiyyah di Madinah.

Ibrahim wafat saat masih bayi, dan Rasulullah SAW menangis seraya bersabda dalam hadits riwayat Bukhari: "Mata menangis dan hati bersedih, tetapi kami tidak mengatakan kecuali apa yang diridhai Rabb kami."

Zainab merupakan putri sulung Rasulullah SAW yang tumbuh menjadi sosok wanita tangguh dan ikut hijrah ke Madinah.

Ruqayyah adalah putri kedua yang menikah dengan Utsman bin Affan RA dan bersama-sama melakukan hijrah ke Habasyah serta Madinah.

Ketika Ruqayyah wafat, Utsman bin Affan RA kemudian menikahi putri ketiga Rasulullah SAW, yaitu Ummu Kultsum.

Pernikahan Utsman dengan dua putri Nabi membawanya meraih julukan Dzun Nurain, yang berarti pemilik dua cahaya.

Putri bungsu beliau adalah Fatimah Az-Zahra, wanita yang paling dicintai Rasulullah SAW dan merupakan pemimpin wanita di surga.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Bukhari: "Fatimah adalah bagian dariku, barangsiapa yang membuatnya marah maka ia telah membuatku marah."