• KEISLAMAN

Hukum Membaca Surah Yasin Malam Jumat dalam Islam

Yahya Sukamdani | Rabu, 12/08/2026
Hukum Membaca Surah Yasin Malam Jumat dalam Islam Ilustrasi foto Al quran pedoman hidup Muslim

Terasmuslim.com - Tradisi membaca Surah Yasin pada malam Jumat telah menjadi bagian dari rutinitas ibadah yang melekat erat di tengah masyarakat muslim Indonesia.

Dalam perspektif syariat, membaca Surah Yasin pada dasarnya adalah amalan yang sangat mulia karena membaca setiap huruf Al-Qur`an bernilai pahala berlipat ganda.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat At-Tirmidzi bahwa siapa saja yang membaca satu huruf dari Al-Qur`an, maka baginya satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Terkait pengkhususan membaca Surah Yasin secara spesifik pada malam Jumat, para ulama hadits menilai riwayat-riwayat yang menyebutkan keutamaannya berstatus dhaif (lema) atau maudhu` (palsu).

Adapun amalan yang secara sahih dan eksplisit dicontohkan Rasulullah SAW untuk dibaca pada hari atau malam Jumat adalah Surah Al-Kahfi.

Hal ini bersandar pada hadits sahih riwayat Al-Hakim dan Al-Baihaqi di mana Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan disinari cahaya di antara dua Jumat".

Meskipun demikian, para ulama mazhab Syafi`i membolehkan kebiasaan membaca Surah Yasin pada malam Jumat selama tidak diyakini sebagai kewajiban syariat yang mengikat.

Penetapan pembacaan Surah Yasin di masyarakat umumnya bertujuan untuk memudahkan jamaah dalam merutinkan interaksi dengan Al-Qur`an secara bersama-sama.

Al-Qur`an sendiri dalam Surah Yasin ayat 1-2 menegaskan keagungan isi kandungan kitab suci ini, "Yā Sīn. Demi Al-Qur`an yang penuh hikmah".

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa memperbanyak bacaan Al-Qur`an pada hari dan malam Jumat memang disunnahkan secara umum tanpa membatasi pada satu surah saja.

Oleh karena itu, apabila seseorang membaca Surah Yasin pada malam Jumat dengan niat mengharap rahmat Allah dan bertabarruk dengan Al-Qur`an, amalan tersebut tetap bernilai kebaikan.

Namun, umat Islam juga dianjurkan untuk tidak melupakan amalan Sunnah yang berdalil kuat, yaitu menghidupkan malam Jumat dengan membaca Surah Al-Kahfi.

Menggabungkan pembacaan Surah Al-Kahfi dan Surah Yasin dapat menjadi jalan tengah yang baik untuk meraih keutamaan Sunnah sekaligus menjaga amalan positif di masyarakat.

Para ulama mengimbau agar perbedaan sudut pandang mengenai amalan ini disikapi secara bijak tanpa memicu perselisihan di tengah jamaah.

Edukasi syariat yang inklusif sangat penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan pemahaman ilmu yang lurus dan keikhlasan niat.