• KISAH

Kisah Nabi Yusuf AS, Dari Pengkhianatan Hingga Puncak Kemuliaan

Yahya Sukamdani | Jum'at, 02/10/2026
Kisah Nabi Yusuf AS, Dari Pengkhianatan Hingga Puncak Kemuliaan Ilustrasi foto kisah Nabi Yusuf AS

Terasmuslim.com - Nabi Yusuf AS merupakan salah satu rasul yang perjalanan hidupnya diabadikan secara lengkap dan indah dalam Al-Qur`an.

Ujian hidup beliau bermula dari rasa iri saudara-saudaranya yang berujung pada tindakan pengkhianatan dengan memasukkannya ke dalam sumur.

Setelah diselamatkan oleh musafir, Nabi Yusuf AS justru dijual sebagai seorang hamba sahaya di negeri Mesir.

Di kediaman pejabat Mesir, ketampanan dan kesalehan beliau kembali memicu ujian berat berupa fitnah dari istri sang majikan.

Demi mempertahankan kehormatan dan akidahnya dari maksiat, Nabi Yusuf AS memilih untuk dipenjara selama bertahun-tahun.

Keteguhan prinsip beliau di dalam penjara diabadikan dalam Surah Yusuf ayat 33: "Yusuf berkata, `Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku`."

Kemampuan menakwilkan mimpi atas izin Allah SWT menjadi jalan bagi Nabi Yusuf AS untuk keluar dari balik jeruji besi.

Raja Mesir yang kagum akan kejujuran dan kecerdasannya kemudian mengangkat beliau menjadi bendaharawan negara yang amanah.

Pengangkatan posisi mulia tersebut diabadikan dalam Surah Yusuf ayat 56: "Dan demikianlah Kami beri kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; dia berkuasa penuh di mana saja yang dia kehendaki."

Saat bencana kelaparan melanda, saudara-saudara yang dahulu mengkhianatinya datang memohon bantuan bahan pangan tanpa mengenali beliau.

Nabi Yusuf AS menunjukkan keluhuran budi pekerti yang luar biasa dengan memaafkan seluruh kesalahan masa lalu saudara-saudaranya.

Sikap pemaaf tersebut terabadikan indah dalam Surah Yusuf ayat 92: "Dia (Yusuf) berkata, `Pada hari ini tidak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni kamu`."

Rasulullah SAW memuji keagungan nasab dan kepribadian Nabi Yusuf AS dalam sebuah hadis riwayat Bukhari.

Dalam hadis riwayat Bukhari tersebut, Rasulullah SAW bersabda: "Yang mulia putra dari yang mulia, putra dari yang mulia, putra dari yang mulia adalah Yusuf bin Ya`qub bin Ishaq bin Ibrahim."

Kisah perjalanan Nabi Yusuf AS memberikan edukasi mendalam bahwa kesabaran, kesucian diri, dan sifat pemaaf akan berbuah kemuliaan dari Allah SWT.