• KISAH

Keteladanan Nabi Yunus AS: Doa di Tengah Kegelapan

Yahya Sukamdani | Jum'at, 02/10/2026
Keteladanan Nabi Yunus AS: Doa di Tengah Kegelapan Ilustrasi - kisah Nabi Yunus yang keluar dari perut Ikan (Foto: AI)

Terasmuslim.com - Nabi Yunus AS merupakan utusan Allah SWT yang diutus untuk membimbing penduduk Ninawa agar beriman kepada-Nya.

Ketika kaumnya terus menerus menolak ajaran tauhid, Nabi Yunus AS merasa putus asa dan memutuskan pergi meninggalkan mereka.

Keputusan meninggalkan kaumnya tanpa menunggu perintah resmi dari Allah SWT menjadi awal ujian berat bagi beliau.

Beliau kemudian menaiki kapal laut yang dihantam badai besar hingga harus melakukan pengundian untuk mengurangkan beban muatan.

Nama Nabi Yunus AS keluar dalam undian tersebut sehingga beliau dilemparkan ke laut lepas dan ditelan oleh seekor ikan paus besar.

Di dalam perut ikan paus yang gelap gulita, Nabi Yunus AS menyadari kekhilafannya dan tidak berhenti memohon ampun kepada Allah SWT.

Beliau memanjatkan doa taubat yang sangat legendaris sebagaimana terabadikan dalam Surah Al-Anbiya ayat 87: "Bahwa tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim."

Pengakuan dosa dan penyucian nama Allah SWT di tengah tiga kegelapan tersebut mengetuk pintu rahmat Sang Pencipta.

Allah SWT mengabulkan permohonan tulus tersebut dan memerintahkan ikan paus untuk memuntahkan Nabi Yunus AS di tepian pantai yang gersang.

Penyelamatan ajaib tersebut diabadikan dalam Surah Al-Anbiya ayat 88: "Maka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari duka cita, dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman."

Keutamaan dan kedahsyatan doa Nabi Yunus AS dipuji secara khusus oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadis sahih.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda: "Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: `Laa ilaaha illa Anta subhaanaka inni kuntu minaz zhaalimiin`, tidaklah seorang muslim berdoa dengannya untuk sesuatu hal melainkan Allah akan mengabulkan doanya."

Sekembalinya Nabi Yunus AS ke Ninawa, beliau mendapati kaumnya telah bertobat dan menerima ajaran tauhid dengan penuh keimanan.

Kisah beliau memberikan pelajaran mendalam bahwa tidak ada tempat bergantung dan memohon pertolongan terbaik selain Allah SWT.

Doa Nabi Yunus AS menjadi senjata paling ampuh bagi setiap muslim dalam menghadapi kesusahan dan jalan buntu kehidupan.