Ilustrasi foto Baitul Maqdis
Terasmuslim.com - Baitul Maqdis merupakan tanah suci yang memiliki kedudukan amat istimewa dan tempat bersejarah bagi seluruh umat Islam di dunia.
Kawasan ini menjadi saksi bisu peristiwa Isra Mi`raj sekaligus kiblat pertama umat Islam sebelum dialihkan menuju Ka`bah di Makkah.
Allah SWT secara khusus memberkahi tanah Palestin ini sebagaimana tertuang dalam Al-Qur`an Surah Al-Isra` ayat 1.
Sejarah mencatat pembebasan pertama Baitul Maqdis terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab RA yang penuh dengan kedamaian dan keadilan.
Keberhasilan pembebasan tersebut membuktikan bahwa Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam tanpa merusak kedamaian penduduk setempat.
Beberapa abad kemudian, Panglima Shalahuddin Al-Ayyubi kembali mengukir sejarah mulia dengan merebut kembali kota suci ini dari cengkeraman pasukan Salib.
Kemenangan besar tersebut diraih berkat kekuatan iman, persatuan umat, serta strategi perjuangan yang berlandaskan syariat Islam.
Rasulullah SAW sendiri telah memberikan kabar gembira mengenai pembebasan Baitul Maqdis dalam beberapa hadits sahihnya.
Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah SAW memasukkan pembebasan Baitul Maqdis sebagai salah satu tanda makin dekatnya hari kiamat.
Janji kemenangan dan pertolongan Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang beriman merupakan janji pasti yang tidak akan pernah mungkir.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Anbiya` ayat 105 bahwa bumi ini pada akhirnya akan diwariskan kepada hamba-hamba-Nya yang saleh.
Oleh karena itu, perjuangan mempertahankan dan membebaskan Baitul Maqdis bukan sekadar urusan geopolitik, melainkan bagian dari aqidah umat Islam.
Dukungan berupa doa, bantuan kemanusiaan, serta edukasi sejarah mengenai Al-Aqsa merupakan kewajiban moral setiap muslim saat ini.
Mari kita terus memperkuat keimanan dan persatuan agar pantas menerima pertolongan Allah SWT dalam menjaga kesucian tanah para nabi.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi tanah Baitul Maqdis dan mengembalikan kejayaannya ke dalam naungan Islam.