• KEISLAMAN

3 Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 21/09/2026
3 Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri Ilustrasi - doa agar tidak menyimpan rasa iri kepada sesama Muslim (Foto: Masjid Pogung Dalangan)

Jakarta, Terasmuslim.com - Rasa iri dan dengki kepada sesama Muslim menjadi salah satu penyakit hati yang perlu diwaspadai.

Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga hubungan persaudaraan dan memohon kepada Allah SWT agar hati dijauhkan dari kedengkian.

Al-Qur’an bahkan memuat doa agar seorang Muslim tidak menyimpan rasa dengki terhadap orang-orang beriman.

Selain itu, terdapat doa lain yang dapat diamalkan untuk memohon keteguhan hati dan perlindungan dari keburukan hasad.

Berikut tiga doa yang dapat diamalkan.

1. Doa agar Hati Tidak Menyimpan Kedengkian

Doa ini terdapat dalam Surah Al-Hasyr ayat 10:

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh, Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang.”

Ayat ini secara langsung mengajarkan doa agar hati tidak dipenuhi ghill, yaitu kedengkian atau rasa tidak suka yang tersimpan terhadap orang-orang beriman. Doa tersebut juga mengajarkan seorang Muslim untuk mendoakan kebaikan bagi saudara seimannya.

2. Doa agar Hati Tetap dalam Petunjuk

Rasa iri dapat muncul ketika seseorang terlalu membandingkan dirinya dengan orang lain. Karena itu, menjaga hati agar tetap berada dalam petunjuk Allah juga menjadi hal penting.

Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 8:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Doa ini mengajarkan pentingnya memohon agar hati tetap berada di jalan yang benar. Tafsir Al-Baghawi menjelaskan permohonan tersebut sebagai doa agar hati tidak menyimpang dari kebenaran dan agar Allah memberikan rahmat serta keteguhan dalam iman.

3. Doa Berlindung dari Kejahatan Orang yang Dengki

Allah SWT juga mengajarkan perlindungan dari keburukan orang yang memiliki rasa dengki melalui Surah Al-Falaq ayat 5:

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Artinya: “Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

Ayat ini merupakan bagian dari Surah Al-Falaq yang mengajarkan seorang Muslim untuk berlindung kepada Allah SWT dari berbagai keburukan, termasuk kejahatan yang muncul dari hasad.

Selain memohon perlindungan dari orang yang dengki, ayat ini juga dapat menjadi pengingat agar seseorang tidak menjadi pelaku kedengkian kepada orang lain.

Rasulullah SAW juga mengingatkan umat Islam untuk tidak saling membenci dan tidak saling iri.

Dalam Shahih Bukhari 6065, Nabi Muhammad SAW memerintahkan umatnya untuk tidak saling mendengki dan menjadi hamba-hamba Allah yang bersaudara.

Karena itu, ketika melihat orang lain mendapatkan rezeki, keberhasilan, atau kelebihan, seorang Muslim dianjurkan menjaga hati dan tidak menjadikan keberhasilan orang lain sebagai alasan untuk membenci atau menginginkan nikmat tersebut hilang.

Memperbanyak doa, mendoakan kebaikan untuk sesama, serta bersyukur atas nikmat yang dimiliki dapat menjadi bagian dari upaya menjaga hati dari iri dan dengki.