• KEISLAMAN

Empat Golongan Manusia Menurut Penjelasan Nabi SAW

Yahya Sukamdani | Selasa, 22/09/2026
Empat Golongan Manusia Menurut Penjelasan Nabi SAW Ilustrasi foto ajaran Islam dan logika manusia

Terasmuslim.com - Islam memberikan panduan komprehensif mengenai bagaimana seorang Muslim seharusnya menyikapi ilmu dan karunia harta.

Melalui sebuah hadis yang sangat populer, Rasulullah SAW membagi manusia menjadi empat golongan berdasarkan pemanfaatan potensi tersebut.

Pengelompokan ini menjadi tolok ukur penting bagi setiap mukmin untuk mengevaluasi niat dan kualitas amal perbuatannya.

Allah SWT mengingatkan agar manusia senantiasa membekali diri dengan ketakwaan dan amal saleh sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah ayat 197:

"Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal." (QS. Al-Baqarah: 197)

Golongan pertama adalah hamba yang dianugerahi ilmu dan harta, lalu ia bertakwa serta menginfakkannya di jalan kebaikan.

Golongan kedua adalah hamba yang diberi ilmu tetapi tidak memiliki harta, namun ia berniat tulus untuk beramal saleh jika diberi kelapangan.

Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan niat suci dari golongan kedua ini dalam sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi:

"Niatnya tulus, ia berkata: `Seandainya aku memiliki harta, niscaya aku akan beramal seperti amalan si Fulan.` Maka dengan niatnya itu, pahala keduanya adalah sama." (HR. Tirmidzi)

Golongan ketiga adalah hamba yang diberi harta tetapi tidak dibekali ilmu, sehingga ia membelanjakannya secara batil dan tanpa ketakwaan.

Sementara golongan keempat adalah yang paling malang, yaitu tidak memiliki ilmu maupun harta, namun berniat meniru keburukan golongan ketiga.

Peringatan tegas mengenai kerugian golongan yang menyalahgunakan nikmat Allah SWT tercantum pula dalam Surah Al-`Asr ayat 1–3:

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh..." (QS. Al-`Asr: 1–3)

Rasulullah SAW menegaskan kedudukan keempat golongan manusia ini secara rinci melalui sabda beliau yang lengkap:

"Dunia itu diberikan kepada empat golongan manusia: hamba yang diberi harta dan ilmu lalu bertakwa... hamba yang diberi ilmu tapi tidak diberi harta... hamba yang diberi harta tapi tidak diberi ilmu... dan hamba yang tidak diberi harta maupun ilmu." (HR. Tirmidzi)

Penjelasan nabawi ini menuntun kita untuk selalu menjaga niat lurus serta mengupayakan ilmu sebelum beramal.

Dengan memahami peta empat golongan ini, seorang hamba dapat terus berikhtiar agar tergolong ke dalam kelompok yang mendapat kebahagiaan hakiki.