Ilustrasi - ini hal-hal yang perlu disiapkan untuk menghadapi alam kubur (Foto: AI)
Jakarta, Terasmuslim.com - Kematian adalah kepastian yang akan dialami setiap manusia.
Dalam Islam, kehidupan tidak berakhir di dunia, tetapi berlanjut ke alam kubur sebagai fase awal menuju akhirat.
Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk mempersiapkan bekal terbaik sejak masih hidup.
Salat merupakan amalan pertama yang akan dihisab pada Hari Kiamat. Rasulullah SAW menjadikan salat sebagai tiang agama dan amalan yang tidak boleh ditinggalkan.
Dengan menjaga salat secara khusyuk dan tepat waktu, seorang Muslim telah menyiapkan bekal penting untuk kehidupan setelah kematian.
Al-Qur`an akan menjadi syafaat bagi orang yang rutin membacanya dan mengamalkan isinya.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur`an sebagai petunjuk hidup sekaligus bekal menuju akhirat.
Sedekah menjadi salah satu amalan yang pahalanya terus mengalir, terutama jika berupa sedekah jariyah.
Selain membantu sesama, sedekah juga menjadi sebab datangnya rahmat Allah SWT dan meringankan perjalanan seorang hamba di akhirat.
Hubungan baik dengan sesama manusia tidak boleh diabaikan. Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Islam menjaga lisan, menunaikan hak orang lain, serta segera meminta maaf dan menyelesaikan perselisihan sebelum ajal menjemput.
Tidak ada manusia yang luput dari dosa. Karena itu, Rasulullah SAW memperbanyak istigfar dan mengajarkan umatnya untuk terus bertobat kepada Allah SWT.
Tobat yang tulus disertai zikir menjadi bekal penting agar seorang Muslim meninggal dalam keadaan mendapat ampunan dan rahmat-Nya.