• KEISLAMAN

Keutamaan Ibadah Kurban, Bukti Cinta dan Ketakwaan kepada Sang Pencipta

Yahya Sukamdani | Senin, 11/05/2026
Keutamaan Ibadah Kurban, Bukti Cinta dan Ketakwaan kepada Sang Pencipta Ilustrasi foto hewan kurban yang akan disembelih (Foto: AI)

Terasmuslim.com - Ibadah kurban merupakan salah satu bentuk ketaatan tertinggi seorang hamba kepada Allah SWT di hari raya.

Melaksanakan kurban pada Iduladha menjadi sarana untuk menghidupkan syiar Islam yang penuh berkah.

Keutamaan ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, "Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah!" (QS. Al-Kautsar: 2).

Setiap tetesan darah hewan kurban yang tumpah ke bumi akan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak.

Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amal anak Adam yang lebih dicintai Allah pada hari Nahr selain menyembelih kurban.

Kurban bukan sekadar ritual, melainkan manifestasi ketakwaan yang tulus untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Melalui kurban, umat Islam diajak untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan kesabaran Nabi Ismail AS.

Pahala kurban dihitung dari setiap helai bulu hewan yang disembelih dengan penuh rasa syukur dan keikhlasan.

Ibadah ini juga berfungsi sebagai pembersih jiwa dari sifat kikir dan kecintaan yang berlebihan terhadap harta dunia.

Secara sosial, berkurban menjadi jembatan kepedulian untuk berbagi kebahagiaan bersama fakir miskin dan kaum dhuafa.

Daging kurban yang dibagikan mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah yang mempererat tali persaudaraan antar sesama.

Barangsiapa yang memiliki kelapangan rezeki namun tidak berkurban, maka ia sangat merugi di mata Rasulullah SAW.

Hal ini sejalan dengan hadis yang mengingatkan mereka yang mampu agar tidak menjauhi tempat salat jika enggan berkurban.

Keberkahan kurban akan meluas, menyentuh hati pemberi maupun penerima dalam balutan kasih sayang Ilahi.

Semoga niat tulus kita berkurban tahun ini diterima Allah SWT sebagai amal saleh yang kekal abadi.