• KEISLAMAN

Mengapa Berbuat Baik Saat Ini Adalah Kunci Kebahagiaan Abadi

Yahya Sukamdani | Rabu, 15/04/2026
Mengapa Berbuat Baik Saat Ini Adalah Kunci Kebahagiaan Abadi Ilustrasi foto silaturahim keluarga

Terasmuslim.com - Islam mengajarkan bahwa kasih sayang kepada sesama, terutama orang tercinta, merupakan manifestasi iman yang sangat luhur.

Memuliakan orang tua, pasangan, dan keluarga adalah amanah syariat yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT dalam banyak ayat.

Seringkali kita terjebak dalam kesibukan dunia hingga lupa memberikan perhatian terbaik kepada mereka yang paling berarti dalam hidup.

Penyesalan terdalam biasanya muncul ketika maut datang memisahkan, di mana rindu yang membuncah tak lagi mampu tersampaikan.

Rindu setelah kematian hanyalah sebentuk kesedihan yang tak mampu mengubah keadaan atau memperbaiki kesalahan masa lalu.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling baik sikapnya terhadap anggota keluarganya sendiri.

Memberi senyuman, kata-kata lembut, dan bantuan nyata saat mereka masih hidup jauh lebih berharga daripada tangisan di atas pusara.

Al-Qur’an dalam Surah Al-Isra’ menekankan pentingnya berbuat baik (ihsan) kepada orang tua dengan perkataan yang mulia dan penuh kasih.

Jangan sampai kita baru menyadari harga sebuah kehadiran ketika sosok tersebut telah tertutup tanah yang dingin dan bisu.

Waktu adalah aset yang tidak bisa diputar kembali, maka manfaatkanlah setiap detik untuk menanam benih kebaikan di hati orang tercinta.

Mendoakan mereka yang sudah wafat memang dianjurkan, namun melayani mereka saat masih hidup adalah ladang pahala yang paling utama.

Sifat mengulur-ulur waktu dalam berbuat baik atau taswif adalah salah satu godaan setan agar manusia berakhir dalam penyesalan.

Jadikanlah setiap pertemuan sebagai momen berharga, seolah-olah itu adalah kesempatan terakhir kita untuk menunjukkan ketulusan.

Cinta dalam Islam bukan sekadar perasaan, melainkan tindakan nyata yang membawa keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.

Mari kita peluk dan muliakan orang-orang yang kita cintai hari ini, sebelum takdir membawa mereka kembali ke pelukan Sang Pencipta.