• KEISLAMAN

Kapan Pertama Kali Perintah Puasa Ramadhan Diturunkan?

Yahya Sukamdani | Minggu, 15/02/2026
Kapan Pertama Kali Perintah Puasa Ramadhan Diturunkan? Ilustrasi foto Puasa (Foto: Pexels/Zak Chapman)

Terasmuslim.com - Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan agung dalam syariat. Kewajiban ini tidak langsung turun pada awal dakwah Islam di Makkah, melainkan ditetapkan setelah kaum Muslimin hijrah ke Madinah. Para ulama sepakat bahwa perintah puasa Ramadhan diwajibkan pada tahun kedua Hijriyah, sekitar 18 bulan setelah hijrah Rasulullah SAW ke Madinah.

Dalil utama kewajiban puasa termaktub dalam firman Allah Ta’ala dalam Al-Qur`an: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183). Ayat ini menjadi tonggak sejarah turunnya syariat puasa Ramadhan sebagai kewajiban bagi setiap Muslim yang baligh, berakal, dan mampu.

Perintah ini turun pada bulan Sya’ban tahun 2 Hijriyah. Pada tahun yang sama, kaum Muslimin untuk pertama kalinya menunaikan puasa Ramadhan secara wajib selama satu bulan penuh. Menariknya, pada tahun kedua Hijriyah itu pula terjadi peristiwa besar dalam sejarah Islam, yaitu Perang Badar, yang terjadi pada bulan Ramadhan, menunjukkan bahwa kewajiban puasa tidak menghalangi perjuangan umat.

Dalam riwayat hadits yang sahih, Rasulullah SAW juga menegaskan kedudukan puasa sebagai bagian dari rukun Islam. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan bahwa Islam dibangun atas lima perkara, salah satunya adalah puasa Ramadhan. Hadits ini memperkuat bahwa sejak diwajibkan, puasa menjadi pilar utama dalam bangunan keislaman seorang Muslim.

Pada awal pensyariatannya, terdapat beberapa tahapan hukum yang kemudian disempurnakan. Misalnya, dahulu seseorang yang tertidur setelah berbuka tidak boleh makan hingga malam berikutnya, namun hukum tersebut kemudian diringankan oleh Allah dengan turunnya ayat yang membolehkan makan, minum, dan berhubungan suami istri hingga terbit fajar. Ini menunjukkan bahwa syariat Islam turun secara bertahap demi kemaslahatan umat.

Dengan demikian, pertama kali perintah puasa Ramadhan diwajibkan pada tahun kedua Hijriyah, melalui turunnya ayat-ayat di Surah Al-Baqarah. Sejak saat itu hingga hari ini, puasa Ramadhan menjadi ibadah tahunan yang menyatukan umat Islam di seluruh dunia, melatih ketakwaan, kesabaran, dan kepedulian sosial, sebagaimana tujuan yang ditegaskan dalam ayat suci Al-Qur’an.