• KEISLAMAN

Panduan Lengkap Adab Menyembelih Hewan Sesuai Sunnah Rasulullah

Yahya Sukamdani | Rabu, 27/05/2026
Panduan Lengkap Adab Menyembelih Hewan Sesuai Sunnah Rasulullah Ilustrasi penyembelihan hewan kurban (Foto: kompas)

Terasmuslim.com - Islam merupakan agama yang sempurna karena mengatur segala sendi kehidupan, termasuk urusan menyembelih hewan.

Menyembelih hewan dalam Islam bukan sekadar mematikan binatang, melainkan sebuah ibadah yang sarat akan nilai kemanusiaan.

Rasulullah SAW telah mengajarkan adab yang penuh kasih sayang agar hewan tidak mengalami siksaan yang berlebihan.

Prinsip utama dalam penyembelihan ini adalah menerapkan sifat ihsan atau berbuat baik kepada setiap makhluk.

Allah SWT telah memerintahkan umat-Nya untuk selalu berbuat baik dalam segala urusan yang mereka lakukan.

"Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Baqarah: 195).

Adab pertama yang sangat ditekankan oleh Nabi SAW adalah menggunakan pisau yang benar-benar tajam.

Penggunaan pisau yang tajam bertujuan agar proses pemotongan urat nadi leher hewan berlangsung dengan sangat cepat.

Rasulullah SAW menegaskan aturan emas ini dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

"Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan atas segala sesuatu; jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik, dan tajamkanlah pisaunya serta tenangkanlah hewan sembelihannya." (HR. Muslim).

Berdasarkan hadits tersebut, menenangkan hewan sebelum disembelih menjadi bagian penting dari adab nubuwah.

Kita juga dilarang keras mengasah pisau di hadapan hewan yang akan disembelih karena hal itu akan membuatnya ketakutan.

Selain itu, menghadapkan hewan ke arah kiblat merupakan kesunahan yang jamak dilakukan oleh para sahabat Nabi.

Saat proses penyembelihan dimulai, penyembelih wajib menyebut nama Allah dengan membaca basmalah dan takbir.

Proses ini memastikan bahwa hewan yang kita konsumsi kelak menjadi makanan yang halal, thayyib, dan berkah.

Mari kita praktiskan adab mulia ini sebagai bentuk ketaatan atas syariat yang penuh rahmat ini.