• KEISLAMAN

Jangan Sia-Siakan Orang Tua Kita

Yahya Sukamdani | Sabtu, 29/11/2025
Jangan Sia-Siakan Orang Tua Kita Ilustrasi foto sayang orangtua

Terasmuslim.com - Allah menempatkan kewajiban berbakti kepada orang tua di posisi yang sangat tinggi setelah perintah untuk menyembah-Nya. Dalam Al-Qur’an disebutkan, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua orang tua.” (QS. Al-Isra’: 23). Ayat ini menegaskan bahwa perhatian, kasih sayang, dan penghormatan kepada ayah dan ibu bukan sekadar akhlak, tetapi juga bentuk ibadah. Menyia-nyiakan mereka berarti mengabaikan perintah besar dari Allah.

Rasulullah ﷺ juga menekankan keutamaan orang tua dalam banyak hadis. Beliau bersabda, “Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” (HR. Tirmidzi). Ketika seseorang sibuk dengan pekerjaan, urusan dunia, atau kesenangan pribadi hingga mengabaikan kebutuhan orang tua, sesungguhnya ia sedang menjauhkan dirinya dari keberkahan hidup. Kehadiran orang tua adalah ladang pahala yang tidak akan tergantikan ketika mereka tiada.

Islam juga menegaskan bahwa durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar yang balasannya dapat disegerakan di dunia. Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa dua dosa yang disegerakan hukumannya adalah kezaliman dan durhaka kepada orang tua. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya dosa ini. Sikap kasar, membentak, atau tidak peduli kepada mereka dapat membuka pintu musibah dan hilangnya ketenangan hidup. Sebaliknya, memperlakukan mereka dengan lembut adalah bentuk ketakwaan.

Menyia-nyiakan orang tua sama artinya menyia-nyiakan kesempatan berbakti yang sangat mahal. Doa mereka adalah sumber pertolongan Allah, dan senyum mereka adalah pintu kebahagiaan. Karena itu, sebelum waktu berlalu dan kesempatan hilang, seorang anak hendaknya memberikan perhatian, waktu, dan penghormatan terbaik bagi orang tuanya. Berbuat baik kepada mereka bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi akhirat yang tidak ternilai.