• KEISLAMAN

Mengapa Berbakti kepada Orang Tua adalah Kewajiban Mutlak?

Yahya Sukamdani | Kamis, 23/04/2026
Mengapa Berbakti kepada Orang Tua adalah Kewajiban Mutlak? Ilustrasi foto berbakti kepada orangtua

Terasmuslim.com - Berbakti kepada kedua orang tua atau birrul walidain merupakan perintah tertinggi dalam Islam setelah kewajiban mentauhidkan Allah SWT.

Kedudukan orang tua begitu mulia hingga Allah menyandingkan perintah bersyukur kepada-Nya dengan perintah bersyukur kepada bapak dan ibu.

Dalam Surah Luqman ayat 14, Allah memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada orang tua yang telah mengandung dan menyapih dengan penuh payah.

Alasan utama kewajiban ini adalah karena keridaan Allah sangat bergantung pada sejauh mana seorang anak mampu meraih keridaan orang tuanya.

Rasulullah SAW menegaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi bahwa rida Allah terdapat pada rida orang tua, dan murka Allah terdapat pada murka mereka.

Ibu memiliki hak tiga kali lebih besar untuk dihormati karena pengorbanan luar biasa saat mengandung, melahirkan, hingga menyusui kita tanpa pamrih.

Sebuah hadis populer mengisahkan saat Nabi menyebut kata "ibumu" sebanyak tiga kali sebelum menyebut "ayahmu" sebagai sosok yang paling berhak mendapatkan bakti.

Berbakti kepada orang tua juga menjadi salah satu amalan yang paling dicintai Allah, bahkan derajatnya bisa melampaui keutamaan jihad di medan perang.

Dikisahkan dalam hadis Bukhari dan Muslim, Nabi memerintahkan seseorang untuk kembali dan berbakti kepada orang tuanya alih-alih ikut berperang bersamanya.

Melalui bakti yang tulus, Allah menjanjikan keberkahan dalam rezeki serta perpanjangan umur bagi hamba-hamba-Nya yang memuliakan orang tua.

Surah Al-Isra ayat 23 melarang kita membentak atau bahkan sekadar berucap "ah" kepada mereka, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.

Kita wajib mendoakan mereka setiap saat, sebagaimana permohonan agar Allah menyayangi mereka sebagaimana mereka mendidik kita sewaktu kecil.

Kesuksesan seorang Muslim di dunia sering kali merupakan buah dari doa-doa mustajab orang tua yang menembus langit tanpa ada penghalang.

Bahkan setelah mereka tiada, bakti tetap berlanjut melalui doa, menyambung silaturahmi dengan kerabat mereka, serta menjaga nama baik keluarga.

Menjadikan orang tua sebagai prioritas adalah investasi akhirat yang paling nyata, karena mereka adalah pintu surga yang paling tengah bagi kita.