• KEISLAMAN

Refleksi Akhir Zaman, Ketika Musibah Melanda Akibat Tangan Jahil Manusia

Yahya Sukamdani | Rabu, 22/04/2026
Refleksi Akhir Zaman, Ketika Musibah Melanda Akibat Tangan Jahil Manusia Ilustrasi foto muhasah diri akibat musibah

Terasmuslim.com - Fenomena bencana yang silih berganti menghantam bumi seringkali bukan sekadar peristiwa alam biasa melainkan peringatan bagi penghuninya.

Al-Qur’an telah menegaskan bahwa berbagai kerusakan di darat dan di laut adalah dampak langsung dari perbuatan tangan manusia sendiri.

Allah SWT berfirman dalam Surat Ar-Rum ayat 41: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia."

Tujuan dari musibah tersebut adalah agar manusia merasakan sebagian dari dampak perbuatannya sehingga mereka mau kembali ke jalan yang benar.

Eksploitasi alam yang berlebihan tanpa memedulikan keseimbangan ekosistem adalah bentuk nyata dari pengkhianatan terhadap amanah sebagai khalifah.

Keserakahan dalam mengejar materi seringkali membutakan mata hati sehingga manusia menghalalkan segala cara meski harus merusak lingkungan.

Dalam perspektif Islam, setiap tindakan yang merugikan orang lain dan alam semesta akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Sang Pencipta.

Rasulullah SAW bersabda: "Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain" (HR. Ibnu Majah), sebagai kaidah dalam berinteraksi dengan dunia.

Musibah juga bisa turun sebagai bentuk teguran atas kemaksiatan dan pengabaian terhadap hukum-hukum Allah yang dilakukan secara terang-terangan.

Ketika amanah disia-siakan dan keadilan ditinggalkan, maka ketidakseimbangan sosial akan memicu konflik yang berujung pada penderitaan kolektif.

Islam mengajarkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari iman, karena bumi adalah tempat sujud yang harus dijaga kesuciannya.

Musibah akibat ulah manusia menuntut kita untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri secara mendalam baik secara personal maupun sistemik.

Langkah awal perbaikan adalah dengan bertaubat dan menghentikan segala bentuk kerusakan yang tengah berlangsung demi keselamatan generasi mendatang.

Sikap peduli terhadap lingkungan dan sesama merupakan implementasi dari konsep Rahmatan lil `Alamin yang dibawa oleh risalah kenabian.

Semoga setiap musibah yang terjadi menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki diri dan semakin tunduk kepada keagungan Allah SWT.