Ilustrasi bersyukur
Terasmuslim.com - Manusia sering kali terpaku mengejar pencapaian besar hingga tanpa sadar mengabaikan deretan nikmat kecil yang hadir setiap hari.
Padahal, helaan napas yang lega, tegukan air yang segar, dan tidur yang nyenyak adalah karunia mahal yang tidak ternilai harganya.
Sifat kurang bersyukur inilah yang kerap menjadi akar dari rasa hampa, cemas, dan ketidakpuasan hidup yang tiada berujung.
Islam mengajarkan umatnya untuk selalu jeli melihat kebaikan Allah pada setiap momentum, sekecil apa pun bentuknya.
Allah Subhanahu wa Ta`ala memberikan jaminan kepastian akan menambah karunia bagi hamba-Nya yang pandai berterima kasih dalam Surah Ibrahim ayat 7.
Dalam ayat yang sangat populer tersebut Allah berfirman: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu."
Janji suci ini menjadi sebuah jaminan bahwa rasa syukur merupakan kunci utama untuk mengalirkan keberkahan yang lebih luas lagi.
Untuk menumbuhkan rasa syukur yang tulus, kita perlu mengubah sudut pandang kita dalam melihat gemerlapnya kehidupan duniawi ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan tips psikologis yang sangat ampuh agar hati kita senantiasa merasa cukup dan tenteram.
Dalam hadits riwayat Muslim, beliau bersabda: "Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu dan janganlah melihat kepada orang yang berada di atasmu."
Dengan melihat ke bawah, kita akan menyadari bahwa apa yang kita anggap biasa boleh jadi adalah impian besar bagi orang lain.
Setiap pujian "Alhamdulillah" yang diucapkan dengan tulus atas nikmat sarapan pagi mampu menggetarkan arsy dan mendatangkan keridhaan-Nya.
Fokus pada apa yang kita miliki saat ini, bukan pada apa yang belum digenggam, adalah seni menikmati hidup yang sejati.
Jangan sampai kita baru menyadari berharganya suatu nikmat kecil setelah Allah mencabut kenyamanan tersebut dari kehidupan kita.
Mari kita basahi lisan dan penuhi hati dengan syukur hari ini agar hidup kita senantiasa dinaungi oleh kedamaian dan keberkahan.