Ilustrasi foto sedang menuntut ilmu
Terasmuslim.com - Kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya merupakan anugerah tertinggi yang menjadi dambaan setiap insan beriman di dunia.
Keagungan rahmat-Nya bahkan melingkupi segala sesuatu di alam semesta sebagaimana difirmankan Allah SWT dalam Surah Al-A`raf ayat 156.
Tanda pertama Allah mencintai seorang hamba adalah dengan memberikannya pemahaman yang mendalam terhadap ajaran agama Islam.
Rasulullah SAW menegaskan hal tersebut dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim: "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, niscaya Allah akan pahamkan dia dalam agama."
Tanda kedua adalah ketika seorang hamba diberikan ujian atau cobaan hidup sebagai sarana penggugur dosa dan peningkat derajat.
Dalam Hadits Riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda bahwa besarnya balasan sesuai dengan besarnya cobaan, dan jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka.
Tanda ketiga terlihat saat Allah memberikan kemudahan bagi hamba-Nya untuk konsisten melakukan amal shaleh sebelum ajal menjemput.
Rasulullah SAW menyebut fenomena ini sebagai husnul khatimah sebagaimana diriwayatkan oleh Ahmad, di mana Allah memberi petunjuk hamba-Nya untuk beramal baik sebelum wafat.
Tanda keempat adalah dilapangkannya hati hamba tersebut untuk senantiasa bersabar dan ridha atas segala ketetapan takdir-Nya.
Allah SWT berfirman dalam Surah Az-Zumar ayat 10 bahwa sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahala mereka tanpa batas.
Tanda kelima adalah ketika Allah menjadikan hamba tersebut dicintai dan diterima dengan baik oleh penduduk bumi.
Sebagaimana diriwayatkan dalam Hadits Riwayat Bukhari, apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Malaikat Jibril untuk mencintainya, lalu kecintaan itu ditanamkan di hati manusia.
Tanda keenam terlihat dari dijaganya hamba tersebut oleh Allah dari kemaksiatan dan kelezatan duniawi yang dapat menyesatkannya.
Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat At-Tirmidzi bahwa Allah melindungi hamba-Nya yang beriman dari fitnah dunia sebagaimana seseorang menjaga orang sakit dari air.
Tanda ketujuh adalah dimudahkannya lisan hamba tersebut untuk senantiasa berdzikir dan mengingat Allah dalam setiap kondisi.
Dengan memahami tujuh tanda ini, hendaknya kita senantiasa bermuhasabah dan terus mendekatkan diri untuk meraih keridhaan-Nya.