• KEISLAMAN

5 Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Ajaran Islam

Yahya Sukamdani | Sabtu, 08/08/2026
5 Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Ajaran Islam Ilustrasi foto berdoa setelah shalat

Terasmuslim.com - Berdoa merupakan senjata utama serta wujud pengabdian seorang hamba kepada Allah SWT yang Maha Mendengar.

Namun, tidak sedikit muslim yang merasa doanya belum kunjung dikabulkan meski telah lama memohon.

Penyebab pertama yang menjadi penghalang utama terkabulnya doa adalah konsumsi makanan, minuman, dan harta yang haram.

Rasulullah SAW dalam Hadits Riwayat Muslim mengisahkan seorang lelaki yang berdo`a hingga menengadahkan tangan, namun doanya ditolak karena pakaian dan makanannya berasal dari hasil haram.

Penyebab kedua adalah sikap tergesa-gesa dan berputus asa dalam menunggu permohonan tersebut diijabah oleh Allah SWT.

Dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi SAW menegaskan bahwa doa seseorang akan selalu dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa dengan berkata bahwa doanya tidak kunjung dipenuhi.

Penyebab ketiga adalah berdoa untuk hal-hal yang mengandung dosa atau bertujuan memutus tali silaturahmi antar sesama.

Rasulullah SAW mengingatkan dalam riwayat At-Tirmidzi bahwa Allah tidak akan mengabulkan permohonan yang mengarah pada kemaksiatan dan perpecahan keluarga.

Penyebab keempat adalah kelalaian hati saat berdoa serta tidak menyertai permohonan tersebut dengan ikhtiar dan amal shaleh yang nyata.

Allah SWT menegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 186 bahwa Dia mengabulkan doa orang yang memohon, dengan syarat hamba tersebut memenuhi perintah-Nya dan beriman kepada-Nya.

Penyebab kelima adalah prasangka buruk kepada Allah SWT serta hilangnya keyakinan bahwa Dia pasti memberikan yang terbaik pada waktu yang tepat.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 216 bahwa boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu.

Para ulama juga mengingatkan pesan Ibrahim bin Adham bahwa doa sering tersumbat karena hati manusia telah mati akibat mengakui Allah namun tidak mentaati hak-Nya.

Penting bagi setiap muslim untuk senantiasa mengoreksi diri, memperbaiki keikhlasan, serta menyucikan rezeki agar jalur komunikasi dengan Sang Pencipta tetap terbuka.

Dengan memahami dan menghindari lima penyebab ini, kita dapat berdoa dengan penuh optimisme serta ketundukan atas segala ketetapan-Nya.