• KEISLAMAN

Kunci Surga di Rumah

Yahya Sukamdani | Sabtu, 04/04/2026
Kunci Surga di Rumah Ilustrasi foto berbakti kepada orangtua

Terasmuslim.com - Ridha Allah SWT memiliki kaitan erat yang tidak terpisahkan dengan restu serta kebahagiaan hati kedua orang tua. Konsep spiritual ini menegaskan bahwa segala upaya kita mengejar cinta Sang Pencipta akan sia-sia tanpa adanya bakti kepada mereka. Hal ini sejalan dengan prinsip utama dalam Islam yang memosisikan orang tua sebagai pintu surga paling tengah bagi anak-anaknya.

Al-Qur`an secara tegas memerintahkan umat manusia untuk berbuat baik kepada orang tua tepat setelah perintah untuk tidak menyekutukan-Nya. Dalam Surah Al-Isra ayat 23, Allah melarang kita berkata "ah" apalagi membentak mereka dengan suara yang keras. Ayat tersebut menjadi dalil naqli yang mewajibkan setiap Muslim untuk bertutur kata mulia dan bersikap rendah hati di hadapan mereka.

Rasulullah SAW memperkuat kedudukan ini melalui hadis sahih yang menyatakan bahwa ridha Allah terletak pada ridha orang tua. Sebaliknya, murka Allah juga sangat bergantung pada sejauh mana seorang anak memancing amarah atau kekecewaan orang tuanya. Maka, menjaga lisan dan perbuatan agar tidak melukai perasaan mereka adalah ibadah yang nilai pahalanya sangat fantastis.

Bakti kepada orang tua atau birrul walidain bukan sekadar etika sosial, melainkan kewajiban syariat yang bersifat mutlak selama tidak bermaksiat. Banyak kisah ulama besar yang meraih derajat kewalian dan kecerdasan luar biasa hanya karena ketulusan mereka dalam melayani ibu dan ayahnya. Keberkahan harta dan panjangnya usia juga sering kali menjadi buah manis bagi mereka yang istiqamah memuliakan orang tua.

Dunia modern saat ini sering kali melalaikan peran sentral orang tua demi mengejar karier dan ego pribadi yang fana. Padahal, mengabaikan mereka demi ambisi duniawi justru akan menutup pintu-pintu rezeki dan mendatangkan kesempitan hidup yang menyesakkan. Kesuksesan sejati seorang hamba tidak diukur dari tingginya jabatan, melainkan dari sejauh mana doa orang tua menyertai setiap langkahnya.

Marilah kita jadikan sisa usia ini sebagai momentum untuk kembali bersimpuh dan meminta maaf atas segala kekhilafan kepada mereka. Selagi mereka masih bernapas, pintu untuk meraih ridha Allah melalui tangan mereka masih terbuka sangat lebar bagi kita. Semoga Allah melembutkan hati kita semua untuk senantiasa menjadi anak yang berbakti hingga akhir hayat nanti.