• KEISLAMAN

Bacaan Doa agar Dilindungi dari Azab Kubur dan Api Neraka

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 17/10/2025
Bacaan Doa agar Dilindungi dari Azab Kubur dan Api Neraka Ilustrasi - ini doa agar terhindar dari azab kubur (Foto: tribunnews)

Jakarta, Terasmuslim.com - Setiap manusia yang beriman tentu berharap mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

Salah satu hal yang paling ditakuti umat Islam adalah azab kubur dan siksa api neraka, yang digambarkan dalam Al-Qur`an sebagai tempat paling mengerikan bagi orang yang durhaka.

Untuk itu, Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa perlindungan agar umat Islam senantiasa dijauhkan dari azab tersebut. Doa ini tidak hanya menjadi permohonan keselamatan, tetapi juga bentuk kesadaran seorang hamba akan kelemahan dirinya di hadapan Allah SWT.

Doa ini sering dibaca oleh Rasulullah SAW dalam salat, terutama setelah tasyahhud akhir sebelum salam:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allahumma inni a‘ūdzu bika min ‘adzābil-qabri, wa min ‘adzābi jahannama, wa min fitnatil-mahyā wal-mamāt, wa min syarri fitnatil-masīhiddajjāl.

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dari azab neraka Jahannam, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal." (HR. Muslim no. 588)

Doa ini menunjukkan ketundukan dan kesadaran seorang Muslim terhadap empat hal besar yang akan dihadapi setiap manusia:

1. Azab kubur, sebagai ujian pertama setelah kematian.

2. Siksa neraka, bagi mereka yang durhaka dan lalai dari perintah Allah.

3. Fitnah kehidupan dan kematian, ujian iman yang terjadi di dunia dan di alam barzakh.

4. Fitnah Dajjal, ujian terbesar di akhir zaman yang mampu mengguncang keimanan manusia.

5. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini secara rutin, terutama sebelum salam dalam setiap salat. Hal ini sebagaimana sabdanya:

“Apabila salah seorang di antara kalian selesai membaca tasyahhud, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari empat hal ini.” (HR. Muslim)

Selain doa di atas, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa pendek namun penuh makna berikut:

اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Allahumma ajirni minan-nār.

"Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka."

Doa ini dianjurkan untuk dibaca tujuh kali setelah salat Subuh dan Magrib, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW:

"Barang siapa membaca `Allahumma ajirni minan-nar` tujuh kali setelah Subuh dan Magrib, maka Allah akan menjauhkannya dari neraka."
(HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Doa bukan hanya sekadar ucapan, melainkan pengakuan akan kebutuhan manusia terhadap perlindungan dan rahmat Allah SWT. Dengan rutin membaca doa agar terhindar dari azab kubur dan api neraka, seorang Muslim senantiasa diingatkan untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta menjaga keimanan hingga akhir hayat.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Mu’minun ayat 99–100:

رَبِّ ارْجِعُونِ، لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ
“Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat berbuat amal saleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan.”

Namun, penyesalan di akhir tidak akan berguna. Karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, marilah memperbanyak doa dan amal kebaikan agar Allah senantiasa melindungi kita dari segala bentuk azab, di dunia maupun akhirat.